NEWSPERISTIWASAMOSIR

Kronologis Mobil Jatuh ke Danau Toba Saat Keluar KMP Ihan Batak di Ambarita

Senin, 31 Mei 2021, 17:48 WIB
Last Updated 2021-05-31T17:13:17Z
Evakuasi penumpang Mobil Nyemplung ke Danau Toba di Pelabuhan Ambarita.


SAMOSIR-BERITAGAMBAR :

Ini penyebab kecelakaan, satu unit mobil minibus penumpang BK 1421 QP yang jatuh ke Danau Toba, saat akan keluar dari dalam Kapal Motor Penumpang (KMP) Ihan Batak, Senin (31/5).


KMP Ihan Batak yang mengangkut 32 mobil, 1 Sepeda motor dan 139 penumpang sudah sandar di dermaga Ambarita dan telah mengeluarkan mobil sebanyak 10 unit. Dan tiba-tiba angin kencang dan berputar sehingga mengakibatkan kapal maju mundur dan mengakibatkan tali tross kapal putus. 


Demikian informasi disampaikan Plt Kadis Perhubungan Samosir, Sardo Sirumapea, Senin (31/5).

Ini video nya:



"Setelah kapal mundur,  rampdoor (Jembatan penghubung) terlepas dari Movable Bridge (dermaga), sehingga rantai rampdoor ter putus, naas giliran mobil BK 1421 QP berpenumpang 4 orang, yang sudah berada diujung Rampdoor KMP Ihan Batak mencapai dermaga terjatuh ke Danau Toba "jelas Sardo.


Korban dan kendaraannya sudah dievakuasi dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran serta petugas dan dibantu masyarakat.


Untuk korban meninggal sudah dievakuasi ke Puskesmas Ambarita. Untuk selanjutnya  korban meninggal beserta keluarganya di bawa ke Kota Tebing Tinggi," ujar Sardo.


Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon, membenarkan kejadian tersebut.


"Hal itu terjadi pada Senin (31/5) sekitar pukul 16.00 Wib, ketika KMP Ihan Batak dari Ajibata bersandar di pelabuhan Ambarita.


"Korban meninggal dunia dan keluarganya yang selamat sudah diantar ke rumah duka di Tebing Tinggi melalui Pelabuhan Simanindo-Tigaras menggunakan KMP Sumut I, dengan pengawalan Satuan Lalulintas Polres Samosir," ujar Josua.




Sementara itu, Polres Samosir diback-up Ditpolair Polda Sumut, sedang memintai keterangan Awak KMP Ihan Batak.



Diberitakan sebelumnya, pintu kapal motor penyeberangan (KMP) Ihan Batak, yang bersandar di pelabuhan Ambarita, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir amblas ke Danau Toba, satu mobil nyemplung ke danau Toba, Senin (31/5) sekitar pukul 15.00 Wib.


Dari informasi yang dihimpun di Pelabuhan Ambarita, Kristoni Sidabutar, mengatakan bahwa pintu KMP Ihan Batak amblas dari dermaga saat melakukan bongkar muatan mobil dari dalam kapal.


"Saat mobil penumpang satu persatu mulai keluar dari dalam kapal, tiba-tiba pintu kapal yang juga dipergunakan sebagai jembatan antara KMP Ihan Batak ke Pelabuhan Ambarita, amblas satu mobil jatuh ke Danau Toba.


Puluhan Warga dibantu petugas pelabuhan dan KMP Ihan Batak, tampak bersama-sama, menyelamatkan mobil yang nyaris terjun ke bebas ke dasar Danau dan satu lagi mobil berwarna putih di dalam KMP Ihan Batak.


Plt Kadis Perhubungan Sardo Sirumapea, yang dikonfirmasi, membenarkan kejadian itu.



"Ada empat penumpang di dalam mobil Avanza BK 1421 QP, yang nyemplung ke danau dan semuanya berhasil dievakuasi ke Puskesmas Ambarita.


Namun naas, akibat Sling Rundoor (Sling pintu kapal), KMP Ihan Batak putus, Satu penumpang atas nama Desy Marizdayanti (32) asal Kota Tebing Tinggi, meninggal dunia karena diduga terjebak dalam mobil yang terendam air," ujar Sardo.


Sedangkan 3 korban lainnya, yang berada didalam mobil tersebut dalam keadaan sehat adalah Hj. Farida (72), penduduk Tebing Tinggi serta


H. Zulkarnaen (76) tahun penduduk Kota Tebing Tinggi dan Neiny Safrina (33) tahun, warga Kota Pematang Siantar.

(BG/TS)


TRENDINGMore