DAERAHNEWSSUMUT

Nataru 2023-2024, Polres Samosir Kerahkan 124 Personil Jaga Tiga Pos PAM

Senin, 11 Desember 2023, 12:21 WIB
Last Updated 2023-12-11T05:21:10Z
Polres Samosir rapat internal persiapan Operasi Lilin Toba 2023, Pengamanan Natal Tahun 2023 dan Tahun Baru 2024. 


SAMOSIR-BERITAGAMBAR :

Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman, memimpin rapat internal persiapan Operasi Lilin Toba 2023, dalam rangka menyambut pelaksanaan hari Natal 2013 dan Tahun baru 2024 (Nataru) di ruang rapat Mapolres Samosir, Senin (11/12).


Tampak hadir Wakapolres Samosir Kompol ST Panggabean, Kabag ESDM AKP M Ritonga, Kabag Ops,Kasat Lantas AKP Yuswanto, dan Kapolsek se-jajaran Polres Samosir.


Kabag Ops Polres Samosir, Kompol M. Hasan, menjelaskan bahwa Operasi Lilin Toba 2023 akan berlangsung selama 12 hari, dimulai dari tanggal 22 Desember hingga 2 Januari 2024. 


Sebelum dan sesudah operasi, akan ada kegiatan rutin yang ditingkatkan untuk memastikan keamanan.


Fokus pengamanan akan difokuskan pada lokasi Gereja untuk Ibadah Natal dan Tahun Baru, pengamanan kegiatan masyarakat, pelayanan di pelabuhan dan pengamanan di objek wisata serta lokasi umum.


Kabupaten Samosir menghadapi tantangan terkait kepemilikan tanah yang meningkat menjelang akhir tahun. Untuk itu, rapat membahas dukungan operasional dari sisi sarana dan prasarana, logistik, kesehatan, serta koordinasi dengan pihak terkait.


Ada penempatan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di beberapa lokasi strategis seperti kawasan wisata, pusat perbelanjaan, jalur mudik, stasiun kereta api, pelabuhan, dan terminal.


Polres Samosir akan menerjunkan 124 personel dengan 38 orang dalam Satgas Operasi Lilin Toba, di 3 pos pengamanan (Pos PAM) yakni Pos PAM Simpang 4 HKBP Bolon Pangururan, Pos PAM Simpang Gonting, Pos PAM Simpang Tele, 1 pos pelayanan di Objek Wisata Parbaba, dan 4 pos terpadu di lokasi pelabuhan yakni Pelabuhan Simanindo, Pelabuhan Ambarita, Pelabuhan Tomok dan Pelabuhan Sipinggan. 


Kecamatan Pangururan dan Harian menjadi fokus utama dalam pengamanan dan pelayanan karena perkembangan objek wisata yang pesat di wilayah tersebut. Adanya perkiraan kemacetan di sejumlah lokasi juga menjadi sorotan, terutama pada jalur menuju objek wisata dan area rawan longsor di masa kondisi cuaca hujan. 


Kabag Ops menegaskan penyesuaian penempatan personel Satuan Lalu Lintas dan menekankan aktifitas personel di sekitar wilayahnya, termasuk terkait lalu lintas, kegiatan ibadah, kegiatan masyarakat, dan pelabuhan kapal.


Setelah paparan dari Kabag Ops, Kapolsek Harian memberikan masukan terkait penempatan personel di wilayahnya yang mencakup kecamatan harian dan kecamatan sianjur mula-mula. 


Ada juga masukan dari Kanit regident terkait penempatan personel Satuan Lalu Lintas untuk respons cepat terhadap situasi di jalan terkait kemacetan dan laka lantas.


Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman, menyoroti objek wisata baru seperti Menara Pandang Tele dan Waterfront City Pangururan, kegiatan masyarakat serta kegiatan pesta kembang api. 


"Pentingnya pelaksanaan rencana dan persiapan secara langsung, serta menyiapkan dukungan penuh dalam operasi lilin toba. Selanjutnya, akan diadakan rapat eksternal untuk menyusun bahan dan kesiapan yang dibutuhkan serta sebagai masukan kepada pihak eksternal.


Ditambahnya lagi "Terkait Permaslahan Tanah agar lebih cermat apakah hal tersebut Masuk Kedalam Pidana Umum Atau Tidak. Apabila ada permasalahan ditengah masyarajat agar diselesaikan dulu didesa dengan menghadirkan Tiga Pilar Desa (Pemerintah Desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa),"tutup Yogi.


Wakapolres Samosir Kompol ST Panggabean, menyarankan agar personel Pos Pelayanan Parbaba aktif di lokasi parkir dan jalan umum untuk mengantisipasi kemacetan dan laka lantas tidak haya di lokasi objek wisata. (BG/VM)

TRENDINGMore