DAERAHNEWSSUMUT

35 ASN Pempropsu Belajar Pertanian dan Digitalisasi Pemerintahan ke India

Minggu, 28 Januari 2024, 09:09 WIB
Last Updated 2024-01-28T02:09:32Z

 

Sekdaprov Sumut Arief S Trinugroho didamping Kabiro Organisasi Desni Maharani Saragih menghadiri Resepsi Perayaan ke-75 Tahun Republik India di Hotel Mahogany Grandcity Hall Medan.


MEDAN-BERITAGAMBAR :

Kerjasama antara Indonesia-India, khususnya dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, berjalan sinergis. Diharapkan kerjasama tersebut terus berlangsung.


Salah satu kerjasama yang dibangun antara Pemprov Sumut dengan India adalah terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN). Ada 35 ASN belajar di India yang dibiayai Pemerintah India.


Ke-35 ASN Pemprov Sumut tersebut belajar dalam bidang pertanian dan digitalisasi pertanian di India. Semuanya difasilitasi oleh Pemerintah India.


Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Arief S Trinugroho, saat menghadiri Resepsi Peringatan ke-75 Tahun Republik India, di Grand City Hall, Jalan Balaikota Medan, Jumat (26/01/2024) malam.


“Ada sekitar 35 orang dan itu semua dibiayai pemerintah India, kami sangat berterima kasih atas kerjasama ini, kita juga kuat di bidang perdagangan dan sosial, mudah-mudahan ke depan kerja sama ini semakin baik lagi,” kata Arief, yang hadir didampingi Kabiro Organisasi Desni Maharani Saragih.


Sekdaprov Sumut Arief S Trinugroho berharap kerjasama India dengan Indonesia, khususnya dengan Sumut semakin kuat. Ia berharap Indonesia dan India bersama-sama tumbuh menjadi negara yang maju.


“Saya mewakili Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengucapkan selamat kepada Republik India dan kita optimis kerjasama yang sudah dijalin selama ini semakin kuat,” kata Arief.


Sementara itu Konsul Jenderal India di Medan, Shubham Singh, mengatakan Indonesia dan India harus saling mendukung dalam pembangunan negara. Sehingga, kedua negara bisa tumbuh bersama dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Sebagai negara, tidak ada yang bisa tumbuh sendiri, kita harus saling support satu sama lain dan bersama-sama bergerak ke depan,” kata Shubham Singh.


Menurutnya, hubungan perdagangan Indonesia menghasilkan nilai dagang yang fantastis. Di tahun 2022-2023 mencapai Rp 615 triliun atau hampir US$ 39 miliar dan diharapkan mampu mencapai US$ 50 miliar di tahun depan.


“Nilai perdagangan antara Indonesia dan India mencapai 39 miliar US dolar tahun 2022-2023 dan di tahun depan seperti yang dikatakan Presiden Joko Widodo kita menargetkan 50 US dolar,” kata Shubham Singh.


Shubham Singh juga menjelaskan India akan memperkuat kerjasama di bidang pendidikan, kesehatan dan sosial dengan Sumut. Tahun ini India berencana untuk pertukaran mahasiswa dan dosen dari beberapa universitas di Sumut.


“Di Sumatera ada dua provinsi yang akan kita lakukan pertukaran mahasiswa, Sumatera Utara dan Aceh, begitu juga dengan pengajar, memberi dukungan untuk pencapaian gelar profesor dan lainnya,” kata Shubham Singh.(BG/MED)




TRENDINGMore