DAERAHNEWSSUMUT

Guru Honorer Unjuk Rasa di Kantor Bupati Langkat Hingga Malam Hari

Selasa, 19 Maret 2024, 05:55 WIB
Last Updated 2024-03-18T22:55:53Z

 


Guru Honorer Unjuk Rasa di Kantor Bupati Langkat Hingga Malam Hari .


LANGKAT-BERITAGAMBAR :

Puluhan guru honorer yang berunjuk rasa di depan kantor Bupati Langkat masih bertahan hingga, Senin (18/3/2024) malam. Mereka sempat meneriaki Pj Bupati Langkat M Faisal Hasrimy, penipu.


Pasalnya, pejabat yang belum genap sebulan bertugas di Negeri Bertuah ini, terkesan risih bertemu dengan pengajar yang merasa dicurangi dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru tahun 2023.


Hingga malam, pejuang PPPK Guru tersebut menduduki pagar Kantor Bupati Langkat. Mereka berharap agar Faisal dapat hadir di tengah mereka dan membantu menyelesaikan persoalan yang tengah terjadi.


“Kami kecewa, tadi Kabag Umum Pemkab Langkat Mahardika nelfon, kalau pak PJ Bupati ada di dalam. Namun Kami diarahkan untuk menemuinya Rabu mendatang. Itu pun dibatasi hanya 10 orang,” ujar Dian Novindra, salah seorang guru honorer yang ditelepon Mahardika.


“Lihatlah guru-guru wanita rela berbuka puasa persis di depan gerbang Kantor Bupati Langkat, demi bertemu dengan Faisal. Namun sayang, hingga pukul 20.00 WIB, Pj Bupati Langkat terkesan enggan menemui tenaga pendidik,” ketus Dian.


Akhirnya, para guru honor tersebut pun bergegas meninggalkan lokasi, sambil berteriak ‘Pj Bupati Penipu!!!’. Mereka pun long march sambil berteriak, untuk mengungkapkan kekecewaannya. “Penipu!!! Penipu!!! Penipu!!!,” teriak guru-guru honorer tersebut.


Pendamping guru-guru honorer dari LBH Medan M Yusril Mahendra mengatakan, mereka menggelar aksi hingga malam, karena menunggu Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy untuk menjumpai mereka.


“Tapi sampai malam ini juga, Pj Bupati tak berani menjumpai guru honorer yang hari ini mencari keadilan. Kami sangat kecewa, padahal tadi sudah ada Kabag Umum Pemkab Langkat yang berjanji akan menurunkan Pj Bupati. Tapi nyatanya sampai malam ini kami bubar, Pj Bupati tidak mau menemui kami,” ketus Yusril.


Yuril menambahkan, Kabag Umum menyebutkan Faisal Hasrimy berada di dalam kantor. Padahal, guru-guru honorer tersebut hanya mau berjumpa, dan meminta kejelasan masalah PPPK.


“Tapi gak berani berjumpa, ada apa dengan Pj Bupati Langkat, dan Plt Bupati Langkat. Seharusnya Pj hari ini hadir di Langkat, untuk memberikan keadilan kepada PPPK, tapi gak berani jumpa sampai saat ini,” ungkapnya.


LBH Medan, kata Yusril, dan para guru honorer sudah memasukkan gugatan ke PTUN. Mereka juga masih menunggu langkah dari Polda Sumut, siapa yang nantinya ditetapkan tersangka.


“Terakhir kami aksi di Polda Sumut, BKD dan Kadis Pendidikan Langkat, sudah diambil keterangannya sebagai saksi. Pihak Polda Sumut juga bilang, tidak terlalu lama lagi akan ada yang ditetapkan tersangka,” ketusnya.(BG/LKT)

TRENDINGMore