TAPUT-BERITAGAMBAR ;
Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, ST., M.Eng menghadiri rapat pembahasan penanganan daerah terisolir bersama Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq dan Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan, di Pos Pendukung Nasional Bencana Banjir dan Tanah Longsor Provinsi Sumatera Utara Bandara Silangit, Siborong-borong, Jumat (5/12/2025).
Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati menyampaikan kondisi terkini wilayah yang masih terisolir pasca longsor serta jalur distribusi bantuan permakanan yang perlu segera dioptimalkan. Ia menegaskan bahwa Pemkab Taput terus mengupayakan percepatan pembukaan akses dan memastikan bantuan logistik dapat menjangkau seluruh warga terdampak.
“Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah pusat. Melalui koordinasi ini, kami berharap penanganan daerah terisolir dan pendistribusian bantuan dapat berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran,” ujar Wabup.
Rapat juga membahas situasi lingkungan di kawasan terdampak, termasuk kondisi tutupan vegetasi, kerentanan lereng, dan faktor penyebab longsor yang terjadi di Tapanuli Utara serta sejumlah daerah lain. Menteri Lingkungan Hidup menekankan pentingnya penanganan lingkungan secara komprehensif, mulai dari pemulihan ekosistem hingga tata kelola lahan yang lebih berkelanjutan.
Sementara itu, Deputi Penanganan Darurat BNPB menyampaikan komitmen untuk terus memperkuat dukungan peralatan, personel, dan koordinasi di lapangan guna mempercepat penanganan tanggap darurat, termasuk operasi udara untuk distribusi logistik ke wilayah yang belum dapat diakses melalui jalur darat.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyambut baik arahan dan dukungan yang diberikan, serta menegaskan komitmen untuk bekerja secara kolaboratif bersama seluruh pihak dalam upaya pemulihan dan pencegahan bencana di masa mendatang. Dengan koordinasi yang semakin solid, Pemkab Taput optimistis penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif demi keselamatan dan pemulihan kehidupan masyarakat.
