SAMOSIR-BERITAGAMBAR :
Bupati Samosir Vandiko T Gultom didampingi Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, menghadiri Peringatan Hari Pers Nasional di Kabupaten Samosir, digelar di Kezia Beach Desa Siopat Sosor Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Senin (9/2/2026).
Kegiatan dengan tag line "Tidak ada kebebasan pers tanpa demokrasi. Dan tidak ada demokrasi tanpa kebebasan pers" merupakan kegiatan inisiaai dari wartawan yang bertugas di Samosir.
Ketua Panitia Pelaksanaan HPN Ke-80 tingkat Kabupaten Samosir Efendy Naibaho, menyampaikan bahwa awal peringatan Hari Pers bersamaan berdirinya Organisisai Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI) 9 Februari 1946 di Surakarta, Jawa Tengah.
"Berjalannya waktu yang lama dan perjuangan yang kuat, Berkat adanya usulan dari Dewan Pers waktu itu pada Pemerintah,tahun 1985, Presiden RI, Soeharto secara sah menetapkan tanggal 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional,"ucap Efendy Naibaho.
Ketua SMSI Samosir Tetty Naibaho dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pers, media dibawah naungan Dewan Pers.
"Kami berharap jajaran Pemkab Samosir tidak anti pers dan tidak anti kritik. Pers juga ikut membangun Smaosir melalui tulisan baik itu berupa kritikan" Ujar Tetty.
Lebih lanjut Tetty menjelaskan bahwa di Samosir belum ada 30 orang wartawan yang bersertifikat.
"Kami berharap Pemkab Samosir bisa memfasilitasi Uji Kompetensi Wartawan" Harap Tetty.
Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon, menyampaikan bahwa media adalah mitra pemerintah mulai dari pusat sampai ke daerah. Media juga sebagai corong pemberitaan kinerja pemerintahan Kabupaten Samosir.
"Kami harapkan dalam penulisan berita secara profesional dan bukan Opini. Kami sebagai DPRD juga berfungsi sebagai pengawasan dalam pembangunan yang dilaksanakan pemerintahan kabupaten Samosir. Mendukung pemerintah, bukan berarti tidak mengkritisi." Ujar Nasip Simbolon.
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan bahwa yang diberitakan para insan pers harus benar dan sesuai dengan fakta.
"Karena pers yang turun ke lapangan dan yang melihat fakta lapangan sebenarnya. Kami berharap kedepan Pemkab Samosit dan pers dapat bermitra," ucap Bupati Samosir
Menanggapi usulan Uji Kompetensi Wartawan Bupati Samosir Vandiko Gultom mengatakan bahwa hal tersebut sangat bermanfaat.
"Uji Kompetensi Wartawan itu penting. Guna meningkatkan profesional dalam menjalankan tugas. Mungkin bisa di tahun 2027. Tapi kalau memungkinkan di P-APBD tahun ini akan kita usulkan. Kepada Kadis Kominfo untuk berdiskusi dengan Pers atau Organisasi yang ada" Jelas Vandiko.
Wakil Bupati Samosir Ariston Sidauruk menyampaikan bahwa pemberitaan yang dilakukan para awak media agar kiranya dapat meningkatkan kemajuan kabupaten Samosir khususnya di sektor pariwisata.
Peringatan HPN tersebut juga dihadiri Ketua Bawaslu Samosir Robinson Simarmata, perwakilan Polres Samosir Kasie Humas AKP R Simarmata, Para Asisten, OPD dan Camat Pangururan Robintang Naibaho. (BG/TS)
