DAERAHNEWSSUMUT

Bupati Dairi Resmikan Program Air Aman Berbasis Masyarakat oleh Water Mission Desa Pegagan Julu III

Kamis, 12 Maret 2026, 20:17 WIB
Last Updated 2026-03-12T13:17:58Z

 

Bupati Dairi Resmikan Program Air Aman Berbasis Masyarakat oleh Water Mission Desa Pegagan Julu III. 

DAIRI-BERITAGAMBAR :

Bupati Dairi Vickner Sinaga meresmikan program air aman berbasis masyarakat yang dilaksanakan oleh Water Mission melalui Yayasan Way Mitra Indonesia bekerjasama dengan Pemkab Dairi pada Kamis (12/3/2026) di Desa Pegagan Julu III, Kecamatan Sumbul. Turut hadir dalam peresmian tersebut Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin, Ketua TP PKK Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga, Kepala Dinas Kominfo Desi Sianturi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Masaraya Berutu.


Usai peresmian, Bupati Dairi bertemu dengan masyarakat Desa Pegagan Julu III di Sopo Godang HKBP Lancang yang sebelumnya melaksanakan kegiatan ibadah bersama. Kepada masyarakat, Bupati Dairi Vickner Sinaga menyampaikan hal baik yang dilakukan ini belum tentu baik dimaknai oleh orang lain. Oleh karena itu, ia sampaikan rasa terimakasih untuk kerjasama yang baik ini antara Pemkab Dairi dengan Water Mission.


Di tengah pemotongan anggaran oleh Pemerintah Pusat, Pemkab Dairi dalam satu tahun kepemimpinan Vickner-Wahyu, tengah berupaya untuk melakukan lobi ke pusat agar mendapatkan dana tambahan sehingga program pembangunan dapat berjalan.


"Pendapatan asli daerah (PAD) Dairi hanya cukup untuk satu bulan, sisanya dibantu oleh dana dari pusat lewat DAK dan DAU. Saya sudah mengajak seluruh jajaran dan masyarakat untuk melakukan gotong-royong. Setahun sudah pemerintahan kami berjalan, beberapa program yang sudah terlaksana yakni UHC telah 100%, dimana seluruh warga Dairi kini memiliki jaminan kesehatan, sekolah rakyat yang akan di bangun di Sitinjo. Masih banyak yang harus kita kerjakan, oleh karena itu mari kita saling berkoordinasi dan berkontribusi," ujar Bupati Vickner Sinaga.


Kepada Komite Air Desa Pegagan Julu III, Ia menyampaikan terimakasih karena peresmian ini sudah menjadi catatan sejarah untuk seluruh masyarakat. "Ini bukan hanya langkah kecil, anda adalah pahlawan swasembada air. Saya dengar ini akan berlanjut ke Desa Pegagan Julu yang lain. Saya harapkan semua Pegagan Julu harus memiliki air minum yang layak. Terimakasih dan lanjutkan tugasmu yang mulia ini," ucap Bupati Vickner Sinaga.


Sementara itu, Country Koordinator Water Mission Indonesia, Deddy Edward Sitohang melaporkan awal proses sistematis pengujian dan verifikasi sistem (commisioning) yakni pada 1 September 2025 dan telah diresmikan hari ini 12 Maret 2026. Untuk penerima manfaat air minum tersebut disampaikan Deddy, yakni 230 KK atau lebih kurang 920 jiwa dengan wilayah layanan dusun II, III dan IV.


"Hingga saat ini, water mission di Dairi sudah melakukan program air minum dengan sistem sambungan rumah sejumlah 738 KK. Tersebar di Desa Lae Itam sebanyak 84 KK pada tahun 2023, Desa Kuta Gugung sebanyak 194 KK tahun 2024, Desa Dolok Tolong sebanyak 230 KK tahun 2025 dan Desa Pegagan Julu III sebanyak 230 KK tahun 2026," ujarnya menerangkan.


Dalam peresmian air minum tersebut, Aliansi Masyarakat Pemerhati Dairi (AMPEDA) yang hadir dalam acara tersebut, menghidupkan kembali benih pembibitan ikan di Silancang sebagai penambah Pendapatan Asli Daerah. AMPEDA juga turut mendukung program Pemkab Dairi, yakni gerakan merawat bumi dengan membagikan bibit pohon kemiri dan bibit tanaman kopi kepada masyarakat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Sumbul Rinto Hutauruk, Kepala Desa Pegagan Julu III Patar Nainggolan, Komite Air Desa Pegagan Julu III, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.(BG/DA) 

TRENDINGMore