KRIMINALNASIONALNEWS

Pembunuh Guru SD di Dumai Tewas usai Tenggak Racun Rumput dan Pertalite

Jumat, 13 Maret 2026, 11:47 WIB
Last Updated 2026-03-13T07:43:13Z
Garis Polisi terpasang di TKP kontrakan korban, di Dumai, Riau. (dok. Polres Dumai) 

DUMAI :

BM (27) pelaku pembunuhan teman perempuan nya, Tika Plorentina (26) seorang guru sekolah dasar (SD) Santo Tarcisius di Kota Dumai, Riau, meninggal dunia. Pria berinisial BM, ini meninggal setelah minum racun rumput dan pertalite. 


"Tersangka pada saat melarikan diri, sempat mau bunuh diri dengan minum racun rumput dan pertalite. Kemudian dirawat di RSUD Dumai," kata Kapolres Dumai, AKBP Angga Febrian Herlambang, Jumat (13/3/2026).


Pelaku belum sempat dimintai keterangan, karena harus dilarikan ke rumah sakit. Dalam perawatan medis, kondisi korban kritis hingga akhirnya dilaporkan meninggal dunia.


Tersangka meninggal dunia tadi pagi pukul 08.06 WIB. Meninggal di rumah sakit setelah sempat dirawat," kata Angga


Sebelumnya diberitakan, seorang guru SD, Tika Plorentina (26) ditemukan tewas bersimbah di kontrakan, Gang Horas, Bukit Datuk, Dumai Selatan Kota Dumai, Riau. Korban ternyata ditikam kekasihnya, BM.


Kapolres Dumai AKBP Angga Herlambang mengatakan korban ditemukan kekasihnya, David Edwardo Sitorus tewas pagi tadi pukul 08.30 WIB. Saat ditemukan, kondisi korban sangat mengenaskan.


“Benar, ditemukan tadi pagi. Korban adalah seorang guru kelas 3 di SD Santo Tarcisius,” kata Kapolres, Kamis (12/3/2026)


Angga memastikan korban tewas ditikam. Motifnya masih didalami, informasinya tak lain karena cinta segitiga.


"Kemarin itu korban mengubungi pelapor (David Edwardo Sitorus) minta ditemani karena mantan pacarnya BM mau datang. Lalu datanglah pelapor ini," kata Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang.


Saat pelapor tiba, tak lama datanglah BM. BM langsung menginterogasi David terkait hubungannya dengan korban.


Tanpa basa-basi David menjelaskan kalau mereka pacaran. BM tidak terima, bahkan dia mengaku masih status pacaran dengan korban saat ini.


BM juga meminta klarifikasi kepada korban. Jawaban yang sama, korban mengaku ada hubungan asmara dengan David dan minta BM untuk pulang.


"Setelah pembicaraan itu korban minta BM segera pulang. Lalu korban dan pelapor ini pergi, begitu juga dengan BM pergi menuju parkiran mobil untuk meninggalkan lokasi," kata Angga.


Pagi tadi sekitar pukul 06.30 WIB, pelapor kembali datang ke kontrakan korban untuk mengecek. Setelah situasi aman, pelapor pamit.


"Pukul 08.37 WIB, pelapor dapat informasi bahwa Tika Plorentina Simanjuntak telah ditemukan meninggal dunia. Ada banyak luka tusuk yang diduga dilakukan orang tak dikenal," kata Angga.


Atas temuan itu, David melapor ke Polres Dumai. Hasil identifikasi diketahui bahwa korban ternyata tewas dibunuh pelaku BM.(BG/NET) 



TRENDINGMore