![]() |
| Petugas Kepolisian melakukan evakuasi Satu unit mobil Toyota Kijang Kapsul dikemudikan Abdul Karim (53) terjun bebas ke tepi Sungai Toba-Asahan, Kecamatan Porsea |
PORSEA-BERITAGAMBAR :
Satu unit mobil Toyota Kijang Kapsul LX dengan nomor polisi BB 1423 LK dikemudikan Abdul Karim (53) terjun bebas ke tepi Sungai Toba-Asahan, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, sekitar pukul 03.00 WIB, Senin (23/3/2026).
Seorang warga setempat, Melani Siregar, mengatakan jatuhnya mobil ke sungai tersebut karena terkecoh dengan kondisi jembatan yang terlihat seperti dua. Padahal, hanya ada satu jembatan.
“Apalagi warga yang tidak paham kondisi jembatan tersebut dan berkendara di malam hari. Maka tidak terlalu jelas terlihat. Di wilayah ini ada dua jembatan. Satu jembatan lama dan satunya jembatan baru. Warga sering terkecoh pada jembatan lama yang sudah dirobohkan,” ujar Melani, Senin (23/3/2026).
Kecelakaan semakin berisiko tinggi karena portal menuju jembatan lama sudah tidak ada.
"Bagi masyarakat Toba, sudah paham kondisi jembatan. Berbeda dengan masyarakat dari luar. Portalnya juga sudah tidak ada. Bisa jadi itu penyebab mobilnya terjun bebas,” tuturnya lagi.
Agar tidak terjadi lagi kecelakaan, warga berharap pemerintah provinsi segera membangun rambu-rambu dan portal secara permanen agar tidak ada yang bisa memindahkannya.
"Setelah ada kecelakaan, portalnya kembali ke tempat semula. Siapalah yang menggeser portal itu,” ucapnya.
Kanit Laka Lantas Polres Toba, Aipda Robin, mengatakan mobil yang jatuh datang dari Padang Lawas menuju Medan.
"Abdul Karim membawa penumpang sebanyak empat orang, dimana akibat kecelakaan tersebut, seluruh penumpang mengalami luka yang cukup parah seperti patah tulang. Mengenai kondisi korban selanjutnya, kami masih menunggu informasi dari pihak rumah sakit," ujar Arios.
Masih dikatakan Aipda Robin, “dugaan sementara penyebab kecelakaan karena pengemudi tidak mengetahui kondisi jalan dan tidak memperhatikan portal penutup jalan. Sopir mengira jembatan lama masih berfungsi.”
Sedangkan Pelaksana tugas (Plt.) Direktur RSUD Porsea, Freddy Sibarani, memastikan kondisi kelima korban saat ini sudah stabil.
"Mereka berencana segera kembali ke Padang Lawas dan berobat jalan di sana," ujar Freddy. (Bg/TB)
