DAERAHNEWSSUMUT

Pemko Medan Mulai Kerjakan Proyek BRT Mebidang

Rabu, 29 April 2026, 14:23 WIB
Last Updated 2026-04-29T07:23:30Z

 

Wali Kota Medan, Rico Waas, memimpin rapat persiapan pembangunan BRT.


MEDAN-BERITAGAMBAR :

Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus memacu percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang yang menghubungkan wilayah Medan, Binjai, dan Deli Serdang.


Dalam rapat di Balai Kota, Selasa (28/4/2026), Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa kepastian jadwal pengerjaan sangat krusial agar masyarakat dapat melihat progres nyata transformasi transportasi massal tersebut di lapangan.


Proyek yang didukung pembiayaan Bank Dunia ini ditargetkan rampung pada Juni 2027 dan saat ini telah memasuki tahap pelaksanaan lima paket pekerjaan.


Nantinya, sistem BRT Mebidang akan menghubungkan berbagai titik strategis di Medan dengan wilayah penyangga seperti Binjai dan Deli Serdang. Layanan ini akan didukung hingga 273 unit bus dengan waktu tunggu (headway) sekitar 15 menit.


Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat, Muiz Thohir, menjelaskan bahwa sistem transportasi ini akan mengadopsi teknologi Intelligent Transport System (ITS) dan Area Traffic Control System (ATCS) guna menjamin kelancaran lalu lintas.


Selain itu, fasilitas pendukung seperti pembangunan depo serta integrasi dengan angkutan pengumpan (feeder) juga disiapkan untuk memperluas jangkauan layanan hingga ke kawasan permukiman.


Rico Waas menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan upaya untuk mengubah pola mobilitas masyarakat dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum yang lebih nyaman dan efisien.


Ia juga meminta Kementerian Perhubungan segera menyerahkan rincian kebutuhan teknis agar Pemko Medan dapat melakukan tindak lanjut secara cepat dan tepat sasaran.


“Masyarakat harus tahu kapan proyek ini selesai. Kepastian waktu sangat penting agar warga memahami upaya pemerintah dalam mengurai kemacetan,” tegasnya.


Diharapkan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini dapat menjadikan BRT sebagai tulang punggung transportasi berkelanjutan yang menghadirkan solusi mobilitas efisien bagi masyarakat di kawasan Mebidang.!(BG/MED) 


TRENDINGMore