DAERAHNEWSPERTANIANSUMUT

Wujudkan Swasembada Pangan, Bupati Samosir Tanam Perdana Benih Bawang Putih

Kamis, 30 April 2026, 13:55 WIB
Last Updated 2026-04-30T07:00:41Z

 

Bupati Samosir Vandiko T Gultom, bersama Kapoksi Konservasi Air Direktur Jendral Lahan Dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI Risda br Sinaga, Kepala Dinas Ketapang dan Pertanian Tumiur Gultom dan Dua Kelompok Tani melaksanakan penanaman perdana pengembangan bawang putih seluas 20 hektar di Desa Maduma Kecamatan Simanindo. 

SAMOSIR-BERITAGAMBAR :

Dukung program Presiden RI Prabowo Subianto, Bupati Samosir Vandiko T Gultom, bersama Kapoksi Konservasi Air Direktur Jendral Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI Risda br Sinaga, Kepala Dinas Ketapang dan Pertanian Tumiur Gultom dan Dua Kelompok Tani melaksanakan penanaman perdana pengembangan bawang putih seluas 20 hektar di Desa Maduma Kecamatan Simanindo, Kamis (30/4/2026).


Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Dr Tumiur Gultom, menjelaskan kegiatan ini merupakan arahan langsung Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dimana mentargetkan produktivitas bawang putih yang dihasilkan bisa mencapai 20 ton/hektar. 


Penanaman bawang putih bertujuan pengembangan kawasan 20 hektar yaitu menumbuhkan kawasan sentra bawang putih baru diluar Jawa dan Nusa Tenggara Barat, sekaligus mendukung pencapaian target KSPP (Kawasan Sentra Produksi Pangan) di Provinsi Sumatera Utara. 


Menyiapkan petani-petani bawang putih untuk melakukan kegiatan budidaya bawang putih secara luas dan masif pada tahun berikutnya. Hasil panen dapat dimanfaatkan sebagai bahan edukasi, branding dan promosi kepada masyarakat agar mengkonsumsi bawang putih lokal.


Bupati Samosir Vandiko T Gultom, bersama Kapoksi Konservasi Air Direktur Jendral Lahan Dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI Risda br Sinaga, Kepala Dinas Ketapang dan Pertanian Tumiur Gultom dan Dua Kelompok Tani melaksanakan penanaman perdana pengembangan bawang putih seluas 20 hektar di Desa Maduma Kecamatan Simanind.


Kapoksi Konservasi Air Direktur Jendral Lahan Dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI Risda br Sinaga, Pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian terus berupaya meningkatkan produksi, produktivitas dan daya saing bawang putih lokal agar secara bertahap dapat bersaing dengan bawang putih impor. 


Menteri Pertanian terus menggelorakan kembali semangat swasembada bawang putih nasional. Upaya tersebut ditempuh melalui berbagai skema diantaranya melalui alokasi APBN, swadaya petani serta wajib tanam dan produksi oleh importir.


Kegiatan ini melibatkan Dua kelompok tani yaitu Kelompok Tani Lamtana dan Kelompok Tani Santo Adrian is Pea Jolo, dengan total luasan 20 hektar, dengan jumlah benih 16 ton. 


Bupati Samosir Vandiko T Gultom, mengungkapkan kegiatan penanaman bawang putih adalah wujud nyata pemerintah pusat untuk mensejaterahkan petani dan menjadikan Kabupaten Samosir sebagai sentra bawang putih. 


Pengembangan bawang putih mendapat dukungan penuh pemerintah pusat dan asta cita Presiden Prabowo Subianto dimana salah satunya menggalakkan ketahanan pangan nasional dengan melanjutkan program pengembangan komoditas strategis, salah satunya swasembada bawang putih. Program ini dirancang untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor dan memperkuat produksi dalam negeri.


Bahkan Bupati Samosir hadir di lahan pertanian, tujuannya bukan hanya menanam saja, tapi sebagai bukti nyata ikut memberikan semangat, sosialisasi dan memotivasi kepada petani.


Bupati Samosir Vandiko T Gultom, mengatakan bahwa pemerintah terus berkomitmen menjaga keberlanjutan program pengembangan bawang putih. Target swasembada bawang putih tetap menjadi prioritas nasional. 


Pengembangan komoditi bawang putih pada dasarnya bergantung pada kelompok tani, namun sangat perlu mendapatkan perhatian dan bantuan dari pemerintah maupun swasta, dengan memberikan edukasi dan pendampingan serta bantuan sarana dan prasarana pertanian. Program ini merupakan kebijakan nasional. Dari seluruh kabupaten di Sumatera Utara, hanya Kabupaten Samosir dan Humbang Hasundutan yang dipercaya mengembangkan bawang putih.


Program ini bersumber dari APBN Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2025. Kedepannya, Kabupaten Samosir ditargetkan harus mampu sebagai penghasil bawang putih, untuk mendukung swasembada bawang putih di Sumatera Utara bahkan nasional. Atas program ini, pemerintah siap mendukung dan memfasilitasi kegiatan pengembangan budidaya bawang putih setiap kelompok tani penerima manfaat di wilayah Kabupaten Samosir.


“Kami berharap para petani untuk melaksanakan budidaya dengan sepenuh hati, ketulusan jiwa, semangat dan kekompakan agar bisa mencapai target dan hasil yang sebaik-baiknya. Seluruh hasil panen ini nantinya akan menjadi milik kelompok/petani, harapan kita bersama, penanaman bawang putih ini benar-benar bisa dikelola dengan baik” harap Bupati.


Mewakili penerima bantuan, Ketua Kelompok Tani Santo Adrianus Peajolo, Hotber P. Turnip didampingi Ketua Kelompok Tani Lamtama, Feriadi Sitio menyampaikan apresiasi atas penanaman perdana bawang putih yang diberikan pemerintah. Ia menyebut semoga apa yang ditanam hari ini dapat kita panen dengan Basil memuaskan. 


“Terima kasih atas kepercayaan ini. Kami akan berusaha maksimal agar program ini berhasil,” ujarnya.


 Kami optimis program ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Samosir.


“Kami siap bekerja keras agar hasilnya maksimal. Ini kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup petani,” katanya.(BG/TS)