DAERAHNEWSSUMUT

Pemerintah Kota Gunungsitoli Gelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke - 118 Tahun 2026

Rabu, 20 Mei 2026, 11:35 WIB
Last Updated 2026-05-20T04:35:53Z

 

Pemerintah Kota Gunungsitoli Gelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke - 118 Tahun 2026.


Gunungsitoli-Beritagambar :

Pemerintah Kota Gunungsitoli melaksanakan upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di lapangan upacara Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Rabu (20/6/2026). Upacara ini dilaksanakan sebagai bentuk refleksi terhadap momentum perjuangan bangsa.


Bertindak sebagai Pembina Upacara Wali Kota Gunungsitoli, Sowa'a Laoli, S.E., M.Si. Turut hadir dalam kesempatan tersebut unsur FORKOPIMDA, Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, para Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Gunungsitoli.


Dalam amanatnya, Wali Kota Gunungsitoli membacakan pidato tertulis Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Hj. Meutya Viada Hafid, B.Eng., M.I.P. Peringatan Harkitnas tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, yang merepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama, Menkomdigi menekankan bahwa semangat tahun 1908 merupakan tonggak sejarah di mana perjuangan fisik mulai bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa yang bermartabat. Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital.


Lebih lanjut, pidato tersebut menyoroti komitmen pemerintah dalam perlindungan generasi muda di ruang digital melalui pemberlakuan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS). Sebagai wujud nyata kehadiran negara, per 28 Maret 2026, pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial dan platform digital berisiko tinggi demi memastikan tunas bangsa mengakses ruang digital yang sehat dan beretika.

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, visi kemandirian tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat. Beberapa program utama yang disampaikan antara lain pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis secara masif di sekolah-sekolah untuk membangun fondasi fisik generasi masa depan, pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi, perbaikan mutu guru, penyediaan beasiswa, serta kehadiran layanan Cek Kesehatan Gratis.


Selain itu, upaya kesejahteraan juga diperkuat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diarahkan menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat desa agar masyarakat mendapatkan akses lebih dekat terhadap pupuk, permodalan, dan kebutuhan pokok. Peringatan Harkitnas tahun ini sekaligus menjadi momen penting untuk meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa dengan menempatkan Asta Cita sebagai kompas utama.


Menutup pidato yang dibacakan Wali Kota Gunungsitoli, Menkomdigi mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda, untuk kembali menyalakan api "Boedi Oetomo" dalam setiap lini kehidupan guna memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan setiap langkah pembangunan senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama. (BG/GS) 



TRENDINGMore