SIBOLGA-BERITAGAMBAR :
Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, memimpin rapat final persiapan pelaksanaan Gerakan Bersama Bina Anak Bangsa untuk Hidup Berkarya Tanpa Narkoba (Gerbang Harapan) II Kota Sibolga Tahun 2026, di Aula Nusantara I, Kantor Wali Kota Sibolga, pada Kamis (09/07/2026) pagi.
Rapat tersebut merupakan tahapan akhir koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan Gerbang Harapan II berjalan optimal. Program ini menjadi salah satu implementasi visi dan misi Pemerintah Kota Sibolga di bawah kepemimpinan Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, bersama Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, dalam upaya menyelamatkan generasi muda dari penyalahgunaan narkoba sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui rehabilitasi dan pelatihan keterampilan.
Dalam arahannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa Gerbang Harapan bukan sekadar program rehabilitasi, melainkan gerakan kemanusiaan yang memberikan kesempatan bagi para penyintas penyalahgunaan narkoba untuk bangkit dan kembali menjalani kehidupan yang produktif.
"Gerbang Harapan merupakan bagian dari visi dan misi kami bersama Bapak Wali Kota. Tujuan utamanya adalah membantu anak-anak bangsa agar dapat keluar dari ketergantungan narkoba dan kembali menjalani kehidupan yang lebih baik. Keberhasilan terbesar adalah ketika mereka mampu pulih dan terbebas dari narkoba. Setelah itu, pemerintah akan terus berupaya membuka peluang peningkatan keterampilan dan pemberdayaan sesuai kemampuan yang dimiliki," jelas Wakil Wali Kota.
Selain itu, Wakil Wali Kota mengingatkan seluruh pihak agar proses seleksi peserta dilakukan secara cermat, objektif, dan tepat sasaran sehingga program ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Sibolga, Syafruddin Atmaja, S.T., dalam laporannya menjelaskan bahwa Gerbang Harapan II bertujuan mendukung visi dan misi Pemerintah Kota Sibolga dalam mewujudkan masyarakat yang terbebas dari ketergantungan narkoba, memiliki kompetensi kerja, siap memasuki dunia kerja, mandiri secara ekonomi, serta memperkuat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana melalui peningkatan keterampilan dan bantuan usaha.
Pada pelaksanaan Gerbang Harapan II Tahun 2026, Pemerintah Kota Sibolga akan memfasilitasi peserta melalui tiga program utama, yaitu:
- Sebanyak 14 orang penyalahguna narkoba kategori berat akan menjalani rehabilitasi di panti rehabilitasi di Medan.
- Sebanyak 24 orang akan mengikuti pelatihan kerja profesional di lembaga pelatihan kerja (LPK) swasta di Kota Batam, yang terdiri atas 12 peserta pelatihan pengelasan (welder) dan 12 peserta pelatihan bidang perhotelan (kitchen).
- Sebanyak 20 pelaku usaha terdampak bencana akan mengikuti program peningkatan kompetensi, yang terdiri atas 10 peserta pelatihan menjahit dan 10 peserta pelatihan teknisi servis peralatan rumah tangga.
Lebih lanjut, Kepala Kantor Kesbangpol Kota Sibolga menambahkan bahwa proses sosialisasi dan rekrutmen peserta dilaksanakan melalui koordinasi dengan para kepala lingkungan di setiap kelurahan, melibatkan tokoh masyarakat, Polres Sibolga, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam Tim Gerbang Harapan II. Proses tersebut dilakukan melalui pendekatan persuasif dan mediasi bersama keluarga calon peserta.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan ekspose program oleh Kepala Kantor Kesbangpol Kota Sibolga, Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Sibolga, Denni Aprilsyah Lubis, S.T., M.Kom., perwakilan Dinas Koperasi, UKM, dan Ketenagakerjaan Kota Sibolga, serta KBO Narkoba Polres Sibolga, yang dilanjutkan dengan sesi dialog dan tanya jawab.
Rapat tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Sibolga, Josua Hutapea, S.Sos., Ketua Dewan Pendidikan Kota Sibolga, Hendra Saputra, S.E., M.Pd., Tim Gerbang Harapan II, para camat, lurah, serta kepala lingkungan se-Kota Sibolga.
Melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Kota Sibolga berharap Gerbang Harapan II dapat menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan dalam membina generasi muda agar hidup sehat, bebas dari narkoba, memiliki keterampilan kerja, serta mampu berkarya dan mandiri demi mewujudkan masyarakat Kota Sibolga yang lebih sejahtera.
