PN Lubukpakam Lockdown, Hakim dan Pegawai Terkonfirmasi Covid-19,

Senin, 07 September 2020, 05:19 WIB
Last Updated 2020-09-06T22:19:03Z

Kantor PN Lubuk Pakam.


L.PAKAM-BERITAGAMBAR.COM
Sebanyak tiga orang Hakim dan tiga staf pegawai di Pengadilan Negeri (PN) Lubukpakam Kelas I A , terkonfirmasi Covid-19. Karenanya, pelayanan persidangan di PN Lubukpakam lockdown (tutup) selama seminggu terhitung sejak 7 - 13 September 2020.

Terkait hal ini Juru Bicara PN Lubukpakam Kelas I A, Anggalanton B Manalu, Minggu (6/9) malam, menjelaskan bahwasanya ketiga Hakim yang terkonfirmasi Covid-19 masing masing berinisial S, LS dan UWN. Kemudian tiga orang staf pegawai PN Lubukpakam inisial M, AH dan SK.

"Jadi kemarin kita melakukan tes swab kepada seluruh ASN Pengadilan Lubukpakam termasuk itu Hakim dan Pegawai. (Dilakukan) untuk kita mencegah atau memutus mata rantai Covid-19, apabila kenak biar kita bisa antisipasi, teryata kemarin setelah kita lakukan swab ada tiga orang rekan kita yang dari Hakim positif Covid-19," kata Anggalanton.

"Selain tiga Hakim ada juga tiga staf pegawai. Jadi total enam dan mereka sudah isolasi mandiri semua," tambah Anggalanton.

Anggalanton menyebutkan, setelah diketahui ada yang terkonfirmasi Covid-19, maka pimpinanan PN kelas I A Lubukpakam mengambil kebijakan untuk sementara menutup pelayanan persidangan.

"Jadi diambillah kebijakan pada hari Jumat (4/9) oleh pimpinanan untuk sementara lockdown persidangan, dalam arti kata menghentikan pelayanan persidangan tapi untuk bagian PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) kita tetap buka. Karena apa ? karena nanti takutnya masyarakat inikan seluruhnya belum tau bahwa PN ini ditutup, jadi kalau ada kebutuhan yang mendesak misalanya minta suket atau hal-hal permohonan masih bisa dilayani,"ungkapnya.

Anggalanton pun mengakui yang  terkonfirmasi Covid-19 ini termasuk Orang Tanpa Gejala (OTG). " Ini termasuk OTG (Orang Tanpa Gejala) dan mereka sudah melakukan isolasi mandiri, kita sudah sarankan juga tetap berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. Dan nanti kita menunggu hasil swabnya negatif baru mereka kembali ke kantor," sebut Anggalanton.(ds/wsp)

TRENDINGMore