NEWSPERISTIWASAMOSIRSUMUT

Kapolres Samosir Gelar Pers Release Pengungkapan Kasus Ladang Ganja dan Sindikat Curanmor

Jumat, 22 April 2022, 19:54 WIB
Last Updated 2022-04-22T12:54:18Z

 

Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon didampingi Ketua DPRD Samosir Sorta E Siahaan dan PJ Sekda Samosir Hotraja Sitanggang menggelar pers release pengungkapan kasus menonjol.


SAMOSIR -BERITAGAMBAR :

Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon SH,MH didampingi Ketua DPRD Samosir Sorta E Siahaan dan PJ Sekda Samosir Hotraja Sitanggang, melaksanakan Press Release pengungkapan kasus menonjol yakni pengungkapan ladang ganja dan sindikat Curanmor di halaman Mapolres Samosir, Jumat (22/4).


Disampaikan Josua Tampubolon, lokasi penemuan ladang ganja di Dusun Sigaol Desa Dosroha Kecamatan Simanindo dimana daerahnya perbukitan dan terjal ditemukan dua titik lokasi penanaman ladang ganja yang berbeda, setelah ditaksir luas dari kedua ladang ganja tersebut seluas 0,5 Hektar, dengan jumlah lebih dari 300 batang pohon ganja, Rabu (20/4) lalu.


Tersangka adalah bernisial LS yang kesehariannya adalah petani.Tersangka melakukan dua cara penanaman ganja, pertama ada yang langsung ditanam dilokasi penemuan ladang pertama, dan satu lagi ada dengan metode pembibitan dengan polibek dan dibiarkan sampai panen, dengan dipupuk juga oleh tersangka.


Dari keterangan dari tersangka, setelah memanen daun dipotongin dengan gunting lalu dikeringkan di gubuk atau rumah, lalu dijemur dan dijual dimana perbungkusnya dijual Rp 100 ribu per bungkus dan sudah dilakukannya lebih dari Tiga tahun.


"Tidak berhenti disitu saja, karena kita menemukan lagi sekitar 1/2 Kg di rumah pelaku, kita akan terus melakukan pengembangan,” ujar Kapolres Samosir.


Untuk ancaman hukuman terhadap tersangka LS, karena pengedar dan melakukan penanaman ganja bisa sampai 12 tahun.


Selanjutnya dipaparkan, Sat Reskrim melalui Unit Pidum Jatanras Polres Samosir bekerja sama dengan unit reskrim Polsek Simanindo, menangkap 9 pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sekaligus penadah yang biasa beraksi di wilayah hukum kabupaten Samosir, Sebanyak 5 motor hasil curian diamankan dari para pelaku, Rabu (21/4) lalu.


Adapun inisial ke 9 pelaku yakni PM (48), FG (17), WS (62), KH (25), AM (30), RP (39), S (26), RRS (19) dan J (40) yang seluruhnya warga luar Samosir.


Kapolres Samosir mengatakan,”Seluruh pelaku ditangkap dari luar Samosir, dari 3 kabupaten/kota berbeda ada dari Siantar, Dolok Merawan (Simalungun) dan Ajibata (Toba),” ujar Kapolres Samosir.


"Diterangkan, Tersangka Sindikat Curanmor, ditangkap berdasarkan 6 LP yang teregister dalam Laporan Polisi di Polres Samosir ,"terangkan.


Dalam menjalankan aksinya pelaku PM, FG dan J memakai mobil jenis pick-up grand max nopol BK 8550 TQ dengan modus mencari barang rongsokan (botot) untuk ‘memetik’ (mencuri) sepeda motor untuk kemudian dicari penadahnya yang merupakan ke 6 pelaku lainnya, dan 1 dari 5 motor hasil curian merupakan kendaran dinas plat merah.(BG/TS)


TRENDINGMore