ASLABEKONOMINEWS

Ini Penyebab Harga Cabai Merah Mahal di Kabupaten Batubara

Rabu, 15 Juni 2022, 17:11 WIB
Last Updated 2022-06-15T10:11:50Z

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Batubara M Ridwan, menerangkan akibat kenaikan harga cabai 


BATUBARA-BERITAGAMBAR :

Sebagai daerah penghasil komoditi Cabai Merah, Kabupaten Batubara Propinsi Sumatera Utara dengan luas lahan cabai mencapai 585 hektare.


Namun, meskipun menjadi sentral penghasil cabai, Kabupaten Batubara juga ikut terdampak dari kenaikan harga cabai yang menyentuh harga Rp 80-85 ribu perkilogramnya.


Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Batubara M Ridwan, Rabu (15/6) menjelaskan, memang ada sebanyak 585 hektare lahan cabai yang ada di Kabupaten Batubara, namun saat ini hanya tinggal 50 hektare yang masih belum masa panen.


"Produksi cabai di Kabupaten Batubara saat ini perhektarenya mencapai 10 ton, yang kita punya ada 585 hektare. Namun, saat ini sudah panen, dan yang belum panen hanya tinggal 50 hektare yang selebihnya sudah panen," kata Ridwan.


Jelas Ridwan, hal itu mempengaruhi melonjaknya harga cabai di Kabupaten Batubara yang mana permintaan semakin tinggi.


"Kalau dari logika ekonominya, permintaan banyak, namun produksinya sedikit, maka harga akan mempengaruhi harga yang meningkat," katanya.


Ia mengaku, saat ini harga cabai mencapai 58 ribu di tingkat petani, namun Rp 80 ribu bila sudah dipasaran.


"Kenapa? Karena dia sudah mulai berkurang namun permintaan banyak. Ditambah ini sudah mulai memasuki hari besar hari raya Idul Adha, sehingga permintaan cabai itu meningkat dan ini mempengaruhi harga," pungkasnya.(BG/BB)






TRENDINGMore