DAERAHNEWSSUMUT

Sambut Nataru, Polres Samosir Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Toba 2023

Kamis, 21 Desember 2023, 10:08 WIB
Last Updated 2023-12-21T03:08:47Z
Wakapolres Samosir Kompol ST Panggabean, menyematkan pita OPS Lilin Toba 2023 kepada personil Polres Samosir.


SAMOSIR-BERITAGAMBAR :

Kepolisian Resor Samosir melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Lilin Toba 2023 dalam rangka pengamanan Natal dan tahun baru 2024 (Nataru), di Tanah Lapang Pangururan, Kamis (21/12).


Apel Gelar Pasukan dipimpin Wakapolres Samosir Kompol ST Panggabean dan  dihadiri oleh Asisten I Pemkab Samosir Tunggul Sinaga, Pabung Kodim 0210/TU Kab.Samosir Kapten G. Sebayang, Kasi Intel Kejari Samosir Richard Simaremare, Pimpinan SKPD Pemkab Samosir, PJU Polres Samosir, Kapolsek, Danramil dan Camat se-Samosir. 


Wakil Kapolres Samosir mengatakan, apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel dan sarana prasarana sehingga pengamanan Nataru dapat berjalan optimal. 

Wakapolres Kompol ST Panggabean bergambar bersama dengan peserta upacara apel gelar pasukan operasi lilin Toba 2023.


”Yakni terjaganya stabilitas harga pangan, kondisi kamtibmas yang kondusif serta kelancaran arus mudik dan arus balik Nataru,” kata Panggabean, saat membacakan amanat Kapolri.


"Natal dan tahun baru ini rutinitas tetapi apapun tetap harus direncanakan, harus dipersiapkan, utamanya yang berkaitan dengan transportasi, pasokan dan distribusi bahan pokok. Survei Kemenhub RI, potensi pergerakan masyarakat pada Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 diperkirakan mencapai 107,63 juta orang, meningkat sebesar 143.65% atau 63,46 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya. 


Selain itu, perayaan Nataru tahun ini juga bertepatan dengan masa kampanye Pemilu 2024 sehingga memiliki potensi kerawanan yang lebih tinggi. Pengamanan Natal dan tahun baru, Polri didukung TNI, KL, Pemda, Mitra Kamtibmas dan stakeholder terkait menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi "Operasi Lilin 2023" selama 12 hari, mulai tanggal 22 Desember 2023-2 Januari 2024.


Operasi ini melibatkan 129.923 personel yang terdiri dari TNI-Polri serta stakeholder terkait lainnya yang ditempatkan pada 1.668 pos pengamanan, 670 pos pelayanan, dan 113 pos terpadu untuk menjamin keamanan 49.676 objek pengamanan. 


Pada sisi kamseltibcar lantas, Polri bersama stakeholder terkait telah menerbitkan SKB yang memuat tentang pembatasan operasional angkutan barang, penerapan rekayasa lalu lintas, pengendalian preventive strike untuk mencegah pelaku teror melancarkan aksinya, serta lakukan penjagaan ketat pada pusat keramaian maupun tempat ibadah agar kita dapat memastikan tidak ada letupan sekecil apapun dalam pelaksanaan ibadah Natal ataupun malam pergantian tahun. 


Pada pengamanan perayaan malam tahun baru, lakukan pengamanan pada setiap giat keramaian dengan maksimal, terutama yang melibatkan massa dalam jumlah besar. Selain itu, lakukan pengaturan lalu lintas dan pengamanan pada lokasi kegiatan secara humanis serta tingkatkan pengawasan distribusi handak komersial maupun petasan agar kegiatan berjalan dengan aman. 


Lakukan monitoring ketersediaan pasokan dan fluktuasi harga Bapokting, lakukan monitoring ketersediaan stok BBM dan berikan dukungan kepada pertamina agar dapat melayani masyarakat dengan baik. Optimalkan fungsi command center yang dilengkapi berbagai fitur modern yang terintegrasi dengan CCTV di lapangan agar pengawasan dan pengambilan keputusan dapat dilakukan secara cepat dan tepat, serta seluruh personel di lapangan dapat bekerja secara terpadu. 



Terus tingkatkan sinergisitas dan soliditas selama pelaksanaan tugas, karena hal tersebut merupakan kunci utama keberhasilan operasi. Kepada seluruh personel agar senantiasa menjaga kesehatan. Jadikan pengamanan Natal dan tahun baru sebagai sebuah kebanggaan dan niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ladang ibadah. Semoga cahaya dan cinta kasih Tuhan senantiasa menyelimuti relung hati kita semua sehingga melahirkan semangat serta harapan baru, demi mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045.

(BG/VM)

TRENDINGMore