NASIONALNEWSUMUM

Beda Pandangan, Ketum Pemuda Katolik Mundur dari PDIP

Minggu, 28 Januari 2024, 09:24 WIB
Last Updated 2024-01-28T02:24:47Z

 

Beda Pandangan, Ketum Pemuda Katolik Stefanus Gusma, Mundur dari PDIP.


JAKARTA-BERITAGAMBAR 


Pasca Maruarar Sirait pamit dari PDI Perjuangan, jejak itu diikuti Ketua Umum Pemuda Katolik (PK), Stefanus Gusma, dengan mundur dari pengurus Badiklatpus partai besutan Megawati Soekarnoputri itu.


“Iya, saya telah pamit dan menyampaikan permohonan maaf. Ucapan terima kasih dan sudah pamit dengan senior-senior saya di partai,” sebut Gusma dalam keterangannya, pada Sabtu (27/1/2024).


Eks Ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) itu menuturkan, saat ini aktif mendampingi komunitas relawan memenangkan pasangan calon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Gusma juga membina komunitas Solidaritas Anak Muda untuk Keberagaman dan Toleransi Indonesia (Sakti).



Gusma menerangkan penyebab mundur dari partai nomor urut 3 itu, karena memiliki perbedaan pandangan dengan PDI P perihal Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Selain itu, dia juga memilih untuk mengikuti Jokowi, serta memastikan pilihan politiknya senapas dengan kepuasan publik atas kinerja Presiden ke 7 itu.


“Pilihan politik saya kini senafas dengan umumnya rakyat yang puas pada pemerintahan Jokowi. Saya rasa mungkin itu kesamaan dengan mentor saya Bang Ara (Maruarar Sirait) dalam konteks ini,” paparnya.


Menyangkut organisasi yang dipimpinnya, Gusma menuturkan, Pemuda Katolik memiliki ketetapan nasional dan rekomendasi perihal Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Seperti mendukung kader menjadi penyelenggara/pengawas Pemilu, maupun sedang maju sebagai calon legislatif (caleg) di sejumlah partai politik (parpol).



Lebih lanjut Gusma mengaku, tidak mungkin memboyong Pemuda Katolik demi kebutuhan praktis dukung mendukung. (BG/DTK)

TRENDINGMore