DAERAHEKONOMINEWSSUMUT

Qatar Airways Buka Penerbangan Perdana Bandara Kualanamu Langsung ke Doha Boeing 787

Senin, 15 Januari 2024, 19:18 WIB
Last Updated 2024-01-15T12:18:20Z

 

Qatar Airways Buka Penerbangan Perdana Bandara Kualanamu Langsung ke Doha Boeing 787.

DELISERDANG-BERITAGAMBAR :

Maskapai Qatar Airways membuka layanan penerbangan komersil langsung Bandara Kualanamu- Doha Internasional Airport (DIA) Qatar.



Peresmian pembukaan rute dilakukan langsung pihak Qatar Airways didampingi Kedutaan Qatar dan perwakilan Kedutaan Indonesia untuk Qatar, di tunggu keberangkatan penumpang internasional, terminal Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Senin (15/1/2024).


Hadir dalam acara Direktur Utama PT Angkasa Pura Aviasi (AVI) Bandara Kualanamu, Achmad Rifai; Kepala Otoritas Bandara Wilayah II Medan, Sokhib Al Rokhman; Sekdaprov Sumut, Arif Trinugroho; Direktur Operasi PT AVI, Heriyanto Wibowo; Kepala Bea Cukai Kualanamu, Moh Zamroni, perwakilan Kementrian Pariwisata serta undangan penting lainnya.


Achmad Rifai mengatakan, pembukaan rute baru maskapai Qatar Airways ini adalah yang pertama untuk membuka koneksi Kualanamu- Doha Airport Qatar.


Adapun frekwensi penerbangan tiga kali seminggu menggunakan pesawat berbadan lebar jenis Boeing 787 dengan kapasitas penumpang 254 orang.



"Ini layanan penerbangan perdana dan tugas kita bersama untuk bagaimana membuat layanan penerbangan Kualanamu- Doha dapat menjadi berlangsung dengan ada penumpang agar tingkat keberlanjutan tetap ada. Caranya yaitu dengan mendorong penumpang melalui berbagai lini potensial, di antaranya pertukaran kebudayaan, pertukaran pelajar, hasi komoditi UMKM baik dari Provinsi Sumatera Utara dan Aceh," ucap Achmad Rifai.


Lebih lanjut dikatakanm, pembukaan rute internasional maskapai Qatar Airways salah satu bagian upaya mempromosikan wisata Indonesia ke mancanegara untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya Sumatera Utara dan Aceh.



Kepala Otban Wilayah II Medan Sokhib Al Rokhman berharap tingkat keberlanjutan penerbangan Qatar Airways ini tetap bisa berjalan.



"Pertama, tentu kita anggap ini sebagai fungsi jembatan udara penghubung antara Indonesia dengan Qatar. Lalu bagaimana kita mempertahankan tentu dengan cara pertukaran kebudayaan kita tingkatkan ini bisa dimanfaatkan oleh pemprovsu dan sekitarnya. Kedua fungsi ekonomi bukan hanya pariwisata, tetapi komoditi kita di seluruh Sumatera Utara dan Aceh kita bisa tingkatkan," ujarnya.


Pihaknya juga melibatkan akademisi, bawa universitas yang ada di Sumut dan di Qatar, sehingga terjadi pertukaran pelajar. Di kedua belah pihak pulang dengan penerbangan ini.


Tentu dengan landingnya pesawat berbadan besar ini menguji pihaknya, seluruh stakeholder yang ada di bandara bahwa mereka mampu melayani di segala lini dengan baik. Sehingga ke depan bisa berkolaborasi dengan Bandara besar di Qatar serta bandara lain di luar negeri.



"Kkita berharap kerja sama antara seluruh masyarakat Sumatera Utara dan Aceh bisa kita tingkatkan sehingga penerbangan ini bisa kita pertahankan," pungkas Sokhib Al Rokhman.(BG/MED)

TRENDINGMore