DAERAHNEWSSUMUT

Ratusan Warga Desa Sirambas Mengamuk Karena Dana BLT

Minggu, 31 Maret 2024, 13:27 WIB
Last Updated 2024-03-31T06:27:13Z

 

Kisruh dana BLT, warga Desa Sirambas kembali mengamuk. 


MADINA-BERITAGAMBAR : 

Diduga akibat adanya “main mata” kepala desa (Kades) dengan warga penerima bantuan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diduga tidak tepat sasaran, ratusan warga Desa Sirambas Kecamatan Panyabungan Barat Mandailing Natal (Madina) kembali mengamuk malam ini.


Akibat dari permasalahan ini, kepala desa beserta perangkat lainnya mengadakan rapat mendadak yang diadakan di gedung Sekolah SDN 139 Sirambas, Sabtu (30/3/2024).


Warga yang kecewa melampiaskan amarahnya melempari gedung sekolah itu dengan batu, bahkan tak sedikit warga yang menggeprak meja hingga situasi sempat memanas dan adu mulut antara warga dengan beberapa perangkat desa lainnya.


Ahmad Sani salah satu warga kepada wartawan mengatakan, kemarahan warga Desa Sirambas malam ini akibat ulah kepala desanya yang diduga telah menyalurkan BLT kepada yang belum berhak menerimanya. Dalam hal ini diduga kepala desa bersama perangkat desa lainnya sengaja memberikan BLT tersebut kepada warga yang tergolong mampu dan sengaja mencoret warga lainnya yang sudah dahulu pernah terdaftar penerima BLT.


“Malam ini ratusan warga desa kembali memprotes dan mempertanyakan penyaluran BLT yang dilakukan kepala desa yang menurut kami tidak tepat sasaran, karena masih banyak warga yang seharusnya berhak menerima, namun justru dikeluarkan dari data dan diganti dengan yang tidak layak menerima BLT itu,” ucapnya.


Sani juga mengesalkan, seharusnya perangkat desa yang mengadakan rapat musyawarah malam ini mengadakannya di gedung kantor BPD bukan di gedung sekolah.


“Kantor BPD kan ada, kenapa dibuat rapat di gedung sekolah, percuma ada kantor BPD dibangun dengan biaya yang besar kalau tidak difungsikan, ini malah di gedung sekolah dan menjadi sasaran amarah warga, patut diduga ini sudah ada persekongkolan,” tambah Sani.


Sebelumnya, pada Jumat (29//3/2024), ratusan warga Sirambas mendatangi kantor balai desa untuk mempertanyakan maksud kepala desa yang diduga telah mengganti data warga penerima BLT.


Warga meminta penjelasan Kepala Desa Sirambas, Ilman Suhdi “Punjut” yang diduga telah mencoret ratusan data warga penerima BLT dan menggantinya dengan beberapa orang yang diduga kelompok keluarga dan warga yang memilihnya menjadi kepala desa pada pemilihan kepala desa kemarin.


Pada saat kejadian itu, ratusan warga mengaku kecewa sehingga terjadi adu mulut antara perangkat desa dengan warga lainnya.


Tak hanya adu mulut, beberapa warga juga terlihat melempari atap kantor desa dengan batu serta beberapa kali memukul meja dan kursi plastik yang ada di dalam kantor tersebut.


Sementara menurut Kepala Desa lman Suhdi mengaku, kisruh yang terjadi saat ini di desa Sirambas akibat adanya ketidakpahaman warga mengenai peraturan yang disampaikan Kementerian soal pembagian BLT kepada masyarakat.(BG/MAD)

TRENDINGMore