KRIMINALMEDANNEWS

Selisih Paham, Oknum Anggota Brimob Aniaya Prajurit TNI

Sabtu, 02 Maret 2024, 15:40 WIB
Last Updated 2024-03-02T08:40:12Z
Prada Nurahman Alfit, anggota Kodam I/Bukit Barisan yang kabarnya dianiaya oknum anggota Brimob Polda Sumut hingga berlumuran darah 


MEDAN-BERITAGAMBAR :

Prada Nurahman Alfit, anggota TNI AD Kodam I/Bukit Barisan bersimbah darah dan terkapar di rumah sakit.


Informasi menyebutkan, sopir dari istri Wakil Komandan Polisi Militer Kodam I/Bukit Barisan (Wadanpomdam) itu sempat dihantami oknum anggota Brimob Polda Sumut.


Masalahnya diduga karena senggolan mobil di jalan raya, sehingga berujung penganiayaan.


Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Rico Siagian membenarkan adanya penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob Polda Sumut terhadap prajurit Kodam I/Bukit Barisan.


Rico bilang, bahwa penganiayaan dipicu karena masalah salah paham di jalan raya.


Terjadi penyerempetan mobil, sehingga memicu keributan. 


"Selisih paham di jalan, masalah mobil mau serempatan Rabu sore info yang saya dapatkan. Tapi masalah tersebut sudah didamaikan," kata Rico, Jumat (1/3/2024) sore.


Rico tak menjelaskan lebih lanjut dimana lokasi kejadian.


Ia hanya membenarkan ada penganiayaan terhadap prajurit Kodam I/Bukit Barisan yang dilakukan anggota Brimob Polda Sumut.


Terpisah, Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Rantau Isnur Eka tak mau memberikan keterangan.


Begitu juga dengan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi yang enggan memberikan penjelasan terkait aksi penganiayaan ini.


Dari foto yang diterima, Prada Nurahman Alfit menderita luka sobek di pelipis mata kanannya. 


Darah mengucur, dan pada foto lainnya, anggota TNI AD itu tampak terbaring di kasur perawatan.


Terlihat pula dalam foto yang diberi logo Pomdam I/Bukit Barisan itu dijelaskan, bahwa peristiwa penganiayaan terhadap sopir istri Wadanpomdam itu terjadi pada Rabu (28/2/2024). (BG/MED)

TRENDINGMore