![]() |
| Jalan raya di bawa Fly over Amplas tergenang air. |
MEDAN-BERITAGAMBAR :
Hujan lebat yang turun selama 3 hari berturut-turut membuat sejumlah wilayah di Kota Medan alami kebanjiran.
Kawasan Kampung Lalang yang menjadi akses jalan utama menuju Kota Binjai, Langkat, Aceh, dan Terminal Pinang Baris, terendam air hingga setinggi paha orang dewasa.
Banjir juga telah menyebabkan warga kesulitan menjalankan aktivis ekonomi. Sejumlah sekolah juga terpaksa meliburkan proses belajar mengajar akibat jalan menuju sekolah di kawasan tersebut kebanjiran.
Banjir juga terjadi di sekitaran lokasi PDAM Tirtanadi Sunggal Hujan lebat telah membuat debit air bendungan PDAM Tirtanadi meningkat drastis hingga air kemudian meluber hingga ke jalan.
Sementara banjir juga terjadi di Simalingkar. Air bahkan mulai masuk ke rumah-rumah warga setempat. “Parah,” ujar Yanto, warga Simalingkar dalam keterangannya.
Dari keterangan yang dihimpun, sejumlah ruas jalan utama di Medan mengalami kebanjiran. Di antaranya ruas Jalan Amir Hamzah, Jalan Gatot Subroto, Jalan Karya, Jalan Bambu, Jalan HM Yamin, Jalan Dr Mansyur, Jalan Asrama, Jalan Kapten Muslim dan masih banyak lagi.
Banjir juga terjadi di kawasan Medan Marelan dan Mabar. Air telah dengan ketinggian paha orang dewasa masuk ke rumah-rumah warga yang hanya bisa pasrah menerima kondisi tersebut.
“Semoga banjirnya cepat surut dan hujan juga lekas reda,” ujar warga Medan, Syelin.
Hujan lebat masih terus melanda Kota Medan dan sekitarnya. Untuk itu, warga diimbau untuk waspada dan hati-hati saat menjalankan aktivitas, terutama ketika berada di luar rumah.(BG/MED)
