![]() |
| Mobil Avanza ditabrak Kereta api di Tebing Tinggi mengalami rusak berat dan penumpang seluruhnya meninggal dunia. |
Tebingtinggi-Beritagambar :
Jumlah korban tewas dalam kecelakaan maut antara mobil Toyota Avanza dan Kereta Api Sri Bilah Utama di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, bertambah menjadi 9 orang. Seluruh korban merupakan penumpang Avanza, warga Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, termasuk sang sopir.
Peristiwa tragis tersebut terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Jalan Abdul Hamid, Lingkungan III, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Sementara masinis dan asisten masinis kereta api dilaporkan selamat tanpa mengalami luka usai terjadi tabrakan tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tebing Tinggi, Ipda Heru Wibowo, menjelaskan berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), mobil Toyota Avanza bernomor polisi BK 1657 ABP melaju dari arah Jalan Abdul Hamid menuju Jalan Bagelen.
Saat melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu, mobil diduga tidak berhenti dan tidak memperhatikan datangnya kereta api dari arah Rantau Prapat menuju Medan.
Kereta Api Sri Bilah Utama KA U53 CC 2018344 yang dikemudikan masinis Hendrik Santoso kemudian menabrak bagian samping kiri mobil Avanza.
“Akibat benturan keras tersebut, mobil terseret sejauh kurang lebih 300 meter dari titik tabrakan,” ungkap Heru, Kamis (22/1/2026)
Dua saksi mata di lokasi kejadian, Syahril dan Suherry, mengaku sempat berteriak memperingatkan pengemudi agar berhenti. Namun mobil tetap melaju hingga akhirnya tertabrak kereta api.
“Warga sempat teriak untuk menghentikan mobil tersebut karena kereta api mau melintas, tapi tetap melaju hingga terjadi tabrakan,” tandanya.
Daftar nama 9 korban meninggal dunia penumpang mobil Toyota Avanza:
Abdul Kadir Al Jaelani (42), pengemudi, mengalami luka berat, meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Bhayangkara Kota Tebing Tinggi
Rizal (59) penumpang, meninggal dunia di TKP
Daratul Laila (50), penumpang, meninggal dunia di TKP
Risnawati (57), penumpang, meninggal dunia di TKP
Lalu Muhammad Hafiz (6), penumpang, meninggal dunia di TKP
Muhammad Rafkha Attaqih (2), penumpang, meninggal dunia di TKP
Asrah (80), penumpang, meninggal dunia di TKP
Sri Devi (±41), penumpang, meninggal dunia di TKP
Zaitun (50), penumpang, meninggal dunia di TKP
“Seluruh korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Kota Tebing Tinggi untuk penanganan medis serta proses identifikasi lebih lanjut,” jelas Heru.
