![]() |
| Satgas Penanggulangan Bencana Alam dari prajurit TNI AD yang memperbaiki akses jalan dan jembatan armco di Desa Sigiring Giring, Tukka. |
TAPTENG-BERITAGAMBAR :
Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan yang berada di wilayah Kodim 0211/Tapanuli Tengah (Tapteng) terus mengebut perbaikan akses jalan dan jembatan untuk menembus menuju dua desa yang masih terisolir di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Dua desa yang masih terisolir berada di kecamatan Tukka, tepatnya Desa Sait Kalangan II dan Desa Tapian Nauli Saur Manggita.
Hingga saat ini, Satgas Gulbencal telah merampungkan pembangunan jembatan beton dan jembatan armco di titik V, aliran Sungai Sigiring Giring, Dusun I, Desa Sigiring-giring, Kecamatan Tukka.
Sebelumnya, jembatan penghubung antara Kelurahan Hutanabolon dan Desa Sigiring-Giring, Kecamatan Tukka ini sudah sempat terbangun dan dapat dilalui kendaraan, namun pada banjir bandang susulan pada tanggal 16 Februari 2026 lalu, jembatan tersebut kembali hancur.
Namun jembatan yang sudah sempat rusak telah diperbaiki kembali dan kini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, sehingga akses transportasi masyarakat diharapkan kembali lancar.
Dandim 0211/TT, Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, mengatakan perbaikan jembatan ini merupakan langkah penting dalam mengembalikan mobilitas warga, distribusi kebutuhan pokok, serta aktivitas sosial ekonomi.
“Dengan selesainya perbaikan, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat dan mempercepat proses pembangunan di wilayah Tapteng, khususnya warga Desa Sigiring-giring,” ujar Bayu, Jumat (27/2/2026).
Bayu menjelaskan, kegiatan perbaikan jalan dan jembatan ini melibatkan personel Zidam I/BB, Kodim 0211/TT, Zipur 11/WBS, dan Yon TP 908/GD, dengan dukungan peralatan berat dan tukang.
Menurutnya, perbaikan jembatan ini merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pemulihan sarana umum pascabencana alam banjir bandang dan longsor.
“Perbaikan jembatan ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas, serta memperlancar distribusi kebutuhan pokok dan aktivitas sosial ekonomi,” katanya.
Selain perbaikan jembatan, personel Satgas Gulbencal juga melakukan pembersihan alur sungai, pembuatan slop penguat tebing, dan pembangunan pion jembatan untuk meningkatkan ketahanan konstruksi.
Lukka Sitompul, masyarakat setempat menyambut baik upaya Satgas Gulbencal yang memperbaiki jembatan ke desa mereka dan berharap agar infrastruktur lainnya dapat segera diperbaiki.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI AD dan pihak terkait lainnya atas perbaikan jembatan ini. Semoga dapat meningkatkan kualitas hidup kami dan mempercepat proses pembangunan di wilayah kami,” ucap Lukkas.(Bg/TAP)
