![]() |
| KMP Ihan Batak di Danau Toba. |
TOBA-BERITAGAMBAR :
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba memperpanjang jam operasional dua kapal penyeberangan utama di lintasan Ajibata–Ambarita.
Mulai 19 hingga 29 Maret 2026, KMP Ihan Batak dan KMP Pora-Pora akan beroperasi hingga tengah malam. Kebijakan ini difokuskan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan dan penumpang yang diperkirakan meningkat karena Idulfitri 2026.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba, Nikson Ambarita, mengatakan lonjakan penumpang menuju Pulau Samosir menjadi perhatian utama, mengingat kawasan tersebut merupakan salah satu destinasi favorit saat libur panjang.
"Perpanjangan jam operasional ini diharapkan mampu mengurai antrean dan memberi kepastian bagi masyarakat yang akan menyeberang," ujarnya, Kamis (19/3/2026).
Tak hanya fokus pada kelancaran arus, ASDP juga menekankan pentingnya aspek keselamatan. Kedua kapal yang dioperasikan dipastikan telah melalui uji kelaikan serta memenuhi standar keselamatan pelayaran yang ditetapkan otoritas terkait.
Selain itu, kesiapan kru dan armada juga telah dipastikan dalam kondisi optimal untuk mendukung operasional selama periode padat tersebut.
Di sisi lain, masyarakat diimbau memanfaatkan layanan pembelian tiket secara online guna menghindari kepadatan di area pelabuhan.
Langkah antisipatif ini turut mendapat dukungan dari KSOP Utama Belawan dan KSOPP Danau Toba yang memberikan persetujuan operasional, sekaligus melakukan pengawasan langsung di lapangan.
Puncak pergerakan diperkirakan terjadi pada 20 hingga 21 Maret 2026, seiring meningkatnya minat wisatawan domestik berkunjung ke kawasan strategis pariwisata nasional tersebut.
Dengan tambahan jam operasional ini, diharapkan mobilitas penyeberangan menuju Pulau Samosir selama libur Lebaran dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan minim hambatan. (BG/TB)
