DAERAHNEWSSUMUT

DPRD Sumut Dukung Investor Jepang Kembangkan Pertanian Hingga Energi di Toba

Senin, 06 April 2026, 11:43 WIB
Last Updated 2026-04-06T04:43:08Z

 

Anggota Komisi D DPRD Sumut, Viktor Silaen. 



MEDAN-BERITAGAMBAR :

DPRD Sumatera Utara (Sumut) mendukung masuknya investor asal Jepang di Kabupaten Toba. Investor rencananya akan mengembangkan sektor pertanian, pariwisata, hingga energi di daerah tersebut.


Dukungan tersebut disampaikan setelah adanya kunjungan investor Jepang, Kato Kosuke dan Isono, ke Toba pada 2 April 2026. Kunjungan itu diterima langsung oleh Bupati Toba, Effendi Sintong Napitupulu.


“Kita tentu menyambut dan mendukung ketertarikan investor Jepang ini. Ini menjadi peluang besar untuk mendorong pertumbuhan sektor pertanian dan pariwisata di Toba,” ujar Anggota Komisi D DPRD Sumut, Viktor Silaen, Senin (6/4/2026).


Menurutnya, sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat Toba. Ia menyebut sekitar 90 persen warga menggantungkan hidup dari sektor tersebut, sementara sisanya bekerja sebagai ASN, TNI, dan Polri.


“Artinya, ketika sektor pertanian berkembang, maka kesejahteraan masyarakat juga ikut meningkat,” kata Politisi Golkar itu.


Konsep pengembangan ke depan tidak bisa hanya berfokus pada produksi pertanian semata, tetapi harus dikombinasikan dengan sektor pariwisata melalui konsep agrowisata.


Ia mencontohkan keberhasilan sejumlah daerah lain di Sumut, seperti kawasan pertanian jeruk di Kabupaten Karo yang telah menjadi daya tarik wisata.


“Di Karo, wisatawan bisa datang langsung ke kebun jeruk, memetik buah, dan menikmati suasana alam. Konsep seperti ini sangat potensial diterapkan di Toba,” ucapnya.


Selain itu, ia menegaskan pentingnya peran Pemerintah Provinsi Sumut, maupun pemerintah Kabupaten Karo dalam memfasilitasi kemudahan investasi, khususnya dalam hal perizinan dan regulasi.


“Dukungan masyarakat juga penting, agar kerja sama dengan investor dapat berjalan optimal. Artinya, pemerintah juga harus dapat memfasilitasi komunikasi antara para investor dan masyarakat,” tuturnya.


Tak hanya pemerintah daerah, ia juga menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak, termasuk media massa, dalam mengawal proses investasi tersebut, baik dari sisi perkembangan maupun capaian di lapangan.


“Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, investor, dan media menjadi kunci agar potensi besar Kabupaten Toba benar-benar bisa dimaksimalkan,” ucapnya. (BG/MED)

TRENDINGMore