![]() |
| Pelari asal Jepang, Hiroyuki Matsuda, juara I 100 kilometer (100K) ajang Trail of The Kings (ToTK) by UTMB 2026. |
SAMOSIR-BERITAGAMBAR :
Tiga peserta kategori 100 kilometer (100K) ajang Trail of The Kings (ToTK) by UTMB 2026 berhasil mencapai garis finis di Waterfront City Pangururan, Kabupaten Samosir, Sabtu (13/6/2026). Pelari asal Jepang, Hiroyuki Matsuda, menjadi yang pertama menyelesaikan perlombaan dengan catatan waktu tercepat.
Berdasarkan data pemantauan lomba, Hiroyuki Matsuda menuntaskan lintasan sejauh 102 kilometer dengan elevasi 4.430 meter dalam waktu 12 jam 45 menit 22 detik.
Posisi kedua ditempati pelari Indonesia, Sobari Herdiana, yang menyelesaikan perlombaan dengan waktu tempuh 13 jam 2 menit 26 detik. Sobari tampil konsisten sepanjang lomba dan berhasil mempertahankan posisinya hingga finis.
Sementara itu, peringkat ketiga diraih pelari asal Nepal, Priya Rai, yang menjadi pelari putri tercepat pada kategori 100K. Ia menyentuh garis finis dengan catatan waktu 13 jam 17 menit 18 detik.
Rute kategori 100K dimulai dari kawasan Waterfront City Pangururan dan melintasi sejumlah wilayah di Kabupaten Samosir, seperti Ronggur Nihuta, Sagala, Bonan Dolok, Aek Rangat, serta beberapa titik lainnya sebelum kembali berakhir di Waterfront City Pangururan.
Karakter lintasan yang didominasi jalur perbukitan, jalan desa, dan kawasan wisata alam khas Samosir menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta. Medan yang bervariasi dengan tanjakan dan turunan panjang menuntut daya tahan fisik, ketangguhan mental, serta strategi yang matang selama perlombaan.
Berikut tiga pelari kategori 100K yang telah mencapai garis finis:
1. Hiroyuki Matsuda (Jepang) – waktu tempuh 12 jam 45 menit 22 detik.
2. Sobari Herdiana (Indonesia) – waktu tempuh 13 jam 2 menit 26 detik.
3. Yusuf Aprian (Indonesia)
Pelari Putri 100K.
3. Priya Rai (Nepal) – waktu tempuh 13 jam 17 menit 18 detik.
Hingga berita ini dikirim ke redaksi, perlombaan kategori 100K Trail of The Kings by UTMB 2026 masih berlangsung dan sejumlah peserta lainnya masih berjuang menyelesaikan lintasan menuju garis finis di Waterfront City Pangururan.
