![]() |
| Warga Dairi yang menjadi korban perampokan di Jembatan Lae Renun dirawat di rumah sakit. |
DAIRI-BERITAGAMBAR :
Wandaniel Girsang (24) warga Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, menjadi korban perampokan di Jembatan Sungai Lae Renun Sumbul Karo, Kecamatan Tigalingga, Selasa (5/5/2026).
Menurut keterangan korban, saat itu ia hendak pulang ke desanya dari Sidikalang mengendarai sepeda motor RX King.
Sampai di lokasi kejadian, Wandaniel dihentikan tiga orang menggunakan penutup wajah dan helm. Korban menghindar ke jalan sisi jembatan dan ternyata jalan buntu.
“Kemudian tiga pelaku mengejar dan memukul saya menggunakan kayu ke bagian wajah,” kata Wandaniel, Kamis (7/5/2026).
Pelaku berhasil membawa kabur tas berisi uang ratusan juta dan sebuah laptop. Setelah dipukul, korban melarikan diri ke perkampungan Sumbul Karo yang berjarak kurang lebih 500 meter dari lokasi kejadian.
Orang tua korban, Arlis Girsang, 64 tahun, mengatakan anaknya membawa uang tunai dalam jumlah yang banyak karena ada urusan proyek. Korban merupakan karyawan sebuah perusahaan kontraktor di Kota Palembang, Sumatera Selatan.
“Sudah ada satu minggu anak saya pulang kampung dari Palembang. Pada Selasa pagi, anak saya berencana pergi ke Sidikalang karena ada urusan pekerjaan,” tuturnya.
Kapolsek Tigalingga, Iptu Parlindungan Lumbantoruan, mengatakan kasus ini masih dalam penyelidikan.
“Perkaranya masih diselidiki. Sepeda motor korban sudah diamankan ke Polsek,” kata Parlindungan.
Saat ini kondisi korban masih dalam perawatan intensif. Menurut pihak RSUD Sidikalang, korban akan dirujuk ke rumah sakit di Medan untuk menjalankan CT Scan. (BG/DA)
