![]() |
| Pastikan Irigasi Berfungsi, Pertanian Tapanuli Utara Terus Diperkuat. |
TAPUT-BERITAGAMBAR
Pembangunan di Kabupaten Tapanuli Utara tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana memastikan hasil pembangunan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
Untuk itu, monitoring dan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan APBD TA 2026 terus dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), guna memastikan setiap pekerjaan berjalan dengan baik, sesuai perencanaan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata.
Salah satunya adalah Pembangunan Jaringan Irigasi Simataniari, Kecamatan Pahae Julu, yang saat ini sedang berlangsung dengan sumber dana APBD Kabupaten Tapanuli Utara TA 2026.
Pembangunan jaringan irigasi ini diharapkan mampu menjamin suplai air ke areal persawahan, sehingga aktivitas pertanian masyarakat dapat berjalan lebih baik dan produktivitas pertanian semakin meningkat.
Tidak berhenti sampai di sana, dalam waktu dekat, Rehabilitasi Jaringan Irigasi di 32 lokasi di Kabupaten Tapanuli Utara juga akan dilaksanakan dengan dukungan anggaran sekitar Rp42 miliar melalui Program OP-LAH (Optimalisasi Lahan).
Program ini merupakan hasil koordinasi Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Hutabarat dengan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II Medan, serta mendapat dukungan Anggota DPR RI Musa Rajekshah.
Irigasi lancar, sawah terairi, petani lebih produktif.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara akan terus memastikan pembangunan infrastruktur pertanian berjalan secara berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan terus bergerak dan manfaatnya harus dirasakan masyarakat hingga ke akar rumput.
