ASLABHUKUMKRIMINALNEWSPERISTIWASUMUT

Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan Ketua MUI Labura

Selasa, 27 Juli 2021, 22:32 WIB
Last Updated 2021-07-27T15:32:43Z

 

Petugas Kepolisian bersama masyarakat mengevakuasi korban ke RSUD.

AEKKANOPAN-BERITAGAMBAR : 


Pelaku pembacokan yang mengakibatkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) Drs. H Aminurrasid Aruan, meninggal dunia, inisial AD (35) ditangkap Polisi dari Polsek Kualuhhulu bersama masyarakat.


AD ditangkap di belakang rumah warga Lingkungan II Panjang Bidang Kelurahan Gunting Saga Kecamatan Kualuh Selatan. Pelaku sempat diamuk masa dan pihak kepolisian memberikan tembakan peringatan ke udara.


"Pelaku pembunuhan tidak dibawa ke Polsek Kualuh Hulu namun kemungkinan besar untuk menghindari amukan massa langsung dibawa ke Mapolres Labuhanbatu", kata seorang anggota personil Polsek Kualuhhulu yang ikut turut menangkap pelaku.


AD ditangkap dua jam setelah peristiwa pembacokan Ketua MUI Labura di Jalan Utama Lingkungan Panjang Bidang Kelurahan gunting Saga. 


Kanit Reskrim Polsek Kualuhhulu Ipda Eko Sanjaya mengatakan, sebelumnya pihak kepolisian melakukan cek TKP dan saat ditemukan posisi korban berada di selokan dengan keadaan telungkup.


"Posisi korban berada di selokan dengan telungkup dan tidak bernyawa lagi. Di TKP ditemukan sepeda motor milik korban Honda Legenda beserta topi di badan Jalan Utama Lingkungan II Panjang Bidang", katanya.


Pantauan Wartawan di RSUD Aekkanopan, tampak warga memenuhi RSUD Aekkanopan di Sawah Lebar Desa Sidua-dua.


Korban yang meninggal dunia masih dilakukan hetting pada luka bacok oleh pihak medis di kamar UGD yang selanjutnya dibawa ke rumah duka Jalan Ndorowati Lingkungan IV Wonosari Aekkanopan. Saat proses hetting pada jenazah dilihat langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Labura.


Informasi yang beredar ditengah masyarakat, motif pembunuhan dikarenakan pelaku mencuri buah sawit milik korban.


"Saat itu korban mengambil rumput untuk makanan ternak. Korban melihat pelaku sedang mengambil sawit dan korban mengejar pelaku. Selanjutnya pelaku AD membacok korban dengan sebilah parang membabi buta", kata salah seorang warga Panjang Bidang saat ditemui  di RSUD Aekkanopan.(BG/NET)



TRENDINGMore