DPRDNEWSSAMOSIR

DPRD Samosir Kritik Kinerja Plt Kadis Kesehatan

Senin, 09 Agustus 2021, 19:42 WIB
Last Updated 2021-09-08T00:45:38Z

 

DPRD Samosir menggelar RDP dengan Satgas Covid-19 Samosir.

SAMOSIR-BERITAGAMBAR :

Anggota DPRD Samosir menyayangkan buruknya kinerja Plt Kadis Kesehatan, drg Subrata Sagala, terutama dalam penanganan Covid-19.


Ketiga legislator tersebut yakni Polma Hasehaton Gurning, Rismawati Simarmata dan Jonny Sagala, pada rapat dengar pendapat (RDP) DPRD Samosir dengan Satgas Covid-19, Senin, (9/8)



Anggota DPRD Samosir Rismawati Simarmata berang saat Plt Kadis Kesehatan tidak mampu menunjukkan data-data masyarakat per desa yang sudah divaksin.


Senada, Polma Hasehaton Gurning juga menyesalkan data yang disajikan terkait angka konfirmasi positif Covid-19 berbeda dengan fakta lapangan. “Kadis kesehatan ini ditelepon tidak mau mengangkat. Apakah tidak sudah dengan DPRD? Gak usah sombonglah. Apalagi kondisi pandemi Covid-19 saat ini, besok bisa mati,” ketus Anggota Fraksi Nasdem itu.


Tak hanya itu, Jonny Sagala juga menyesalkan penempatan tenaga medis di Pustu yang ditarik ke Puskesmas sementara sejumlah Pustu menjadi kosong dan nakes juga kurang mendapat perhatian.


“Banyak masyarakat kita yang mengeluh. Kalau ada kendala-kendala di dusun kita terkait Covid-19, sementara petugas medis tidak ada. Ini bagaimana? Jangan suka-suka, kalau saya senang dengan si A, inilah jadi petugas Pustu,” ujar Jonny Sagala.


Terkait kinerja Plt Kadis Kesehatan ini, DPRD Samosir pun meminta Bupati untuk mengevaluasinya.


Sementara itu, pada RDP ini, Sekda Samosir Jabiat Sagala turut menyampaikan klarifikasi terkait pengangkatan Plt Kadis Kesehatan Kabupaten Samosir.


Disampaikan sejak 1 Juni saat dr. Nimpan Karokaro mengundurkan diri, hingga 23 Juni jabatan tersebut kosong. Hal ini karena tidak ada yang mumpuni atau memenuhi syarat untuk mengisi jabatan tersebut.


Sehingga, lanjut Jabiat, sebagai ASN sejati, pihaknya mengambil kebijakan dengan menyarankan mengisi jabatan tersebut dari kalangan Kepala Puskesmas yang pangkatnya memenuhi syarat.


“Jadi pengangkatan saudara Subarta Sagala tidak ada kaitannya karena keluarga atau semarga dengan saya,” jelas Jabiat Sagala.(BG/TS)

TRENDINGMore