MEDANNEWSPERISTIWASUMUT

Empat Tewas Dalam Mobil Terseret Arus Banjir di Namorambe

Senin, 28 Februari 2022, 14:08 WIB
Last Updated 2022-02-28T07:17:54Z

Tim Gabungan melakukan evakuasi korban mobil terseret arus Sungai.


MEDAN-BERITAGAMBAR :

Empat dari 5 penumpang mobil Toyota Avanza BK 1117 OV yang terseret arus banjir saat melintas di Jembatan Kuala Lau Simeme, Kecamatan Namorambe, Minggu malam (27/2) sekitar pukul 23.00 WIB,  ditemukan Senin pagi. Keempat korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal oleh tim gabungan dari kepolisian dan Basarnas di Desa Lau Mulgab dan Desa Simeme, Kecamatan Namorambe Kabupaten Deliserdang.


Keempat jenazah selanjutnya dibawa ke RS terdekat di Namorambe, sementara mobil masih berada di dalam Sungai Deli. Sebelumnya, satu dari 5 penumpang mobil Avanza atau Supir atas nama Rahmad berhasil ditemukan dalam kondisi selamat pada pukul 05.00 WIB.


Kapolsek Namorambe, AKP A Ginting membenarkan keempat korban ditemukan berada di dalam mobil dan meninggal dunia.


Adapun korban bernama Azri (2), Fahri (14) Syasa (12) dan Putri (30).


Danru Basarnas Medan, Sukroadi mengatakan, kejadian bermula saat satu keluarga berisi lima orang hendak pulang kerumahnya di Jalan Namorambe, Desa Jati Kesuma,Gang Sepakat sekitar pukul 23:00 WIB menggunakan mobil pribadi.


Mereka melewati jembatan Pamah Lau Simeme dalam kondisi banjir. Seketika saat melintas di jembatan tiba-tiba mobil yang dikendarai Rahmat terbawa arus sungai.


Saat kejadian, sopir berhasil keluar dari mobil sementara istri, anak dan keponakannya terjebak dalam mobil hingga tewas.


"Korban berhasil kita evakuasi dalam keadaan meninggal dunia. Dua laki-laki, dua perempuan," kata Danru Basarnas Medan, Sukroadi, Senin (28/2).


Dia menyebut saat ini jenazah dibawa ke rumah sakit untuk proses autopsi. Sementara mobil korban belum dapat dievakuasi.


Warga sekitar jembatan, Budi Ginting menyebut, sebelum mobil yang dikemudikan oleh Rahmat bersama empat anggota keluarganya terseret arus sungai dan tercebur sudah sempat diingatkan.


Saat kejadian, lokasi yang mereka lintasi sedang diguyur hujan deras dan air sungai meluap hingga ke badan jalan.


Beberapa warga yang berjaga dari sebelum jembatan pun sempat mengingatkan agar mereka tidak melewati jembatan namun tetap dilanggar.


Begitu mobil Toyota Avanza melewati jembatan sekitar satu meter, mobil yang mereka gunakan tercebur ke sungai melalui sebelah kiri jembatan hingga akhirnya terseret.


"Di sana sudah dicegat, sungai banjir gak bisa lewat. Jadi begitu air naik dia turun kebawah jembatan langsung hanyut," ujar Budi. 


Warga sekitar pun sempat melakukan pencarian sekitar pukul 00:00 WIB dinihari namun tidak membuahkan hasil. Saat itu arus sungai sangat deras dan mobil yang terbawa arus sama sekali tidak kelihatan.(BG/MDN)

TRENDINGMore