MEDANNEWSPERISTIWA

Komplotan Geng Motor Biadab yang Serang Ibu Ditangkap Polrestabes Medan

Selasa, 12 Juli 2022, 14:08 WIB
Last Updated 2022-07-12T07:08:41Z
Lima tersangka komplotan geng motor yang menyerang seorang ibu di Jalan Pabrik Tenun Kecamatan Medan Petisah, setelah ditangkap polisi, Selasa (12/7).


MEDAN-BERITAGAMBAR :

Penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan akhirnya menangkap komplotan geng motor yang menyerang seorang ibu di Jalan Pabrik Tenun, Kecamatan Medan Petisah, pada Minggu (3/7) lalu.


Dalam penangkapan ini, ada lima orang komplotan geng motor yang dibekuk.


Adapun masing-masing komplotan geng motor itu yakni Jhon (25), Frans (19), Reja (19), ST (17) dan RF (16). 

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa mengungkapkan, komplotan geng motor ini ditangkap setelah menganiaya korbannya, Masna (54).


"Kami mengamankan lima orang tersangka, dua diantaranya masih di bawah umur. Korbannya itu seorang wanita, ibu rumah tangga yang mengalami luka yang cukup parah," kata Fathir, Selasa (12/7).


Ia mengatakan, kejadian penyerangan ibu - ibu tersebut terjadi di Jalan Pabrik Tenun, Kecamatan Medan Petisah, pada Minggu (3/7/2022) lalu.


Malam itu, korban keluar dari rumahnya hendak membeli kartu paket handphone nya. 


Namun, saat diperjalanan korban bertemu dengan komplotan geng motor yang sedang saling serang di kawasan tersebut.


Lalu, para remaja ini langsung melakukan penyerangan terhadap korban.


"Sekelompok pemuda yang sedang mengendarai sepeda motor ini, melakukan pelemparan ke arah ibu ini dan menyerang menggunakan senjata tajam," sebutnya.


Fathir menjelaskan, akibat dari penyerangan itu korban pun mengalami luka yang para dibagian kepala serta wajah nya.


"Ibu rumah tangga ini mengalami luka yang cukup parah. Awalnya sekelompok pemuda ini saling lempar kemudian terkenalah ibu tersebut," bebernya.


"Mengenai bagian wajah nya, sehingga sampai sekarang kondisinya masih dalam perawatan dan matanya terluka cukup parah," sambungnya.


Dikatakannya, dari tangan para pelaku pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti senjata tajam yang dipakai oleh para pelaku saat melakukan penyerangan.


"Kami mengamankan dua sepeda motor, tiga parang, satu senjata tajam jenis samurai dan juga tiga gergaji. Jadi alat - alat ini yang digunakan oleh para pelaku untuk melakukan penganiayaan terhadap korban ini," ungkapnya.


Lebih lanjut, mantan Kapolsek Medan Baru ini juga mengatakan saat ini masih ada sejumlah pelaku lagi yang masih dikejar oleh pihak kepolisian.


Menurut Wawan suami keponakan dari korban, kejadian tersebut terjadi pada Minggu 3 Juli 2022 dini hari pukul 01.30 WIB.


Ketika itu, korban hendak membeli paket internet dan melintas di di Jalan Pabrik Tenun, Kecamatan Medan Petisah.


Dari kejauhan ia melihat segerombolan orang yang membawa motor dari dua arah yang berbeda.


Satu arah dari simpang Jalan Sekip dan yang satunya lagi dari simpang Jalan Ayahanda.


Saat mereka hendak saling menyerang, gerombolan dari arah simpang Jalan Sekip berputar arah, dan yang dari arah simpang Jalan Ayahanda menganggap Masna salah satu dari gerombolan lawan.


Mereka mendekati Masna dan menyerang menggunakan batu sisa bahan bangunan.


Serangan tersebut mengenai mata wanita paruh baya itu dan mengakibat wajah sebelah kiri korban terluka parah.(BG/MED)

TRENDINGMore