NEWSSUMUTUMUM

Polres Siantar Selesaikan 768 dari 1.252 Kasus yang Ditangani

Rabu, 31 Desember 2025, 09:11 WIB
Last Updated 2025-12-31T02:11:22Z

 

Kapolres Pematangsiantar, AKBP Sah Udur TM Sitinjak saat menyampaikan keterangan. 


PEMATANGSIANTAR-BERITAGAMBAR :


Polres Pematangsiantar menangani 1.252 kasus sepanjang tahun 2025, naik beberapa persen dibandingkan tahun 2024 yang hanya 1.130 kasus. Dari jumlah ini, terjadi penurunan kasus konvensional sebanyak 3,5 persen, namun untuk kasus transrasional mengalami kenaikan sebanyak 34,7 persen.


Kapolres Pematangsiantar, AKBP Sah Udur TM Sitinjak, mengatakan dari perbandingan kasus tersebut, untuk kasus yang mereka terima mengalami kenaikan sebesar 9,6 persen.


“Tahun 2024 kami menerima 1.240 kasus dan berhasil diselesaikan 664 kasus. Di tahun 2025 kami menemukan 1.252 kasus, 768 di antaranya berhasil diselesaikan. Untuk kasus yang kami terima mengalami kenaikan dengan trend 9,6 persen, begitu juga penyelesaian perkaranya pun naik 15 persen,” ujarnya, Selasa (30/12/2025).


Sah Udur merinci, pada tahun 2024, tujuh kasus pencurian dengan kekerasan berhasil diungkap. Pada tahun ini, Polres Pematangsiantar menangani 13 kasus curat, enam di antaranya berhasil diungkap.


Sementara untuk kasus pencurian dengan pemberatan (curat) pada tahun 2024, dari 190 berhasil diungkap 139 kasus. Sementara tahun 2025 ada 199 kasus pengungkapannya 139 kasus.


“Untuk curanmor tahun 2024 ada 104 kasus, berhasil diungkap 101 kasus. Tahun 2025 mengalami penurunan menjadi 39 kasus, diungkap 16 kasus. Sehingga jumlah kasus kejahatan jalanan mengalami penurunan sebanyak 50 kasus,” ucapnya.


Sah Udur mengatakan, pada tahun 2024 pengungkapan kasus narkoba ada 110 dan tahun 2025 ada 152, sehingga pengungkapan kasus narkoba mengalami kenaikan sebanyak 42 pengungkapan.


“Untuk perjudian tahun 2024 ada 8 pengungkapan, di tahun 2025 ada 2 pengungkapan. Untuk premanisme tahun 2024 ada 130 pengungkapan dan tahun 2025, 143 pengungkapan. Sehingga jumlah kasus prioritas mengalami kenaikan sebanyak 17 kasus,” katanya.


Sah Udur melanjutkan, untuk data laka lantas pada tahun 2024 ada 241 kasus dengan rincian 23 meninggal dunia, 22 luka berat, dan 252 orang luka ringan.


“Sedangkan laka beruntun tahun 2025 ada 243 kasus, mengalami kenaikan untuk 2 kejadian. Untuk meninggal dunia 29 orang mengalami kenaikan 6 orang. Luka berat 35 dan luka ringan 307 orang,” katanya.


Ia mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan disiplin dalam berlalu lintas. “Evaluasi ini menjadi bahan perbaikan kami agar pelayanan kepolisian semakin optimal di tahun 2026,” tuturnya. (Bg/PS) 



TRENDINGMore