![]() |
| Kapolres Binjai AKBP Bambang C. Utomo menggelar konferensi pers pengungkapan perkara sepanjang 2025. |
BINJAI-BERITAGAMBAR :
Sepanjang tahun 2025, jumlah kasus kriminalitas dan penyalahgunaan narkoba di Kota Binjai mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Angka kriminalitas tercatat turun 4,54 persen, sementara kasus narkoba menurun sebesar 0,41 persen.
Hal tersebut disampaikan Kapolres Binjai, AKBP Bambang C. Utomo, saat konferensi pers akhir tahun di Mapolres Binjai, Rabu (31/12/2025).
Kapolres menjelaskan, sepanjang 2025 tercatat sebanyak 1.660 kasus kriminalitas, turun 79 kasus dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 1.739 kasus. Penurunan ini setara dengan 4,54 persen.
Sementara itu, kasus narkoba juga mengalami penurunan tipis. Pada 2024, Polres Binjai menangani 242 kasus narkoba, sedangkan pada 2025 turun menjadi 241 kasus atau berkurang satu kasus (0,41 persen).
“Penurunan ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel Polres Binjai serta dukungan masyarakat. Kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa peran aktif semua pihak,” ujar Bambang.
Untuk kasus narkoba, pada tahun 2024 terdapat 242 kasus dengan 348 tersangka. Barang bukti yang diamankan meliputi sabu seberat 6.337,38 gram, ganja 23.122,02 gram, serta 3.832 butir pil ekstasi.
Sementara pada 2025, Polres Binjai menangani 241 kasus narkoba dengan 342 tersangka. Barang bukti yang diamankan berupa sabu seberat 3.441,42 gram, ganja 2.044,91 gram, dan 1.999,25 butir pil ekstasi.
Untuk tindak pidana umum, tingkat penyelesaian perkara juga mengalami peningkatan. Pada 2024, dari 1.739 kasus, sebanyak 1.041 perkara berhasil diselesaikan atau 59,86 persen. Sedangkan pada 2025, dari 1.660 kasus, sebanyak 1.160 perkara berhasil diselesaikan atau mencapai 69 persen.
Data kecelakaan lalu lintas juga menunjukkan tren penurunan. Pada 2024 tercatat 266 kasus kecelakaan dengan korban meninggal dunia sebanyak 56 orang. Sementara pada 2025, jumlah kecelakaan turun menjadi 244 kasus dengan korban meninggal dunia 51 orang. Kerugian materi juga menurun dari Rp907 juta pada 2024 menjadi Rp694 juta pada 2025.
Bambang menegaskan, Polres Binjai akan terus berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui berbagai operasi kepolisian, di antaranya Operasi Kancil, Keselamatan, Pekat, Ketupat, Zebra, Aman Nusa II, Antik, Dian, hingga Operasi Lilin Toba 2025.
“Kami akan terus hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Binjai,” pungkasnya.
Rilis akhir tahun ini turut dihadiri Wakapolres Kompol Sofyan H. Nasution, para pejabat utama (PJU) Polres Binjai, serta sejumlah awak media. (BG/BJ)
