SAMOSIR-BERITAGAMBAR :
Suasana duka dan keprihatinan menyelimuti Dusun I Sitobu, Desa Garoga, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, setelah banjir bandang menerjang permukiman warga pada Sabtu (26/9/2026) sore.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Samosir sejak sore hari memicu banjir bandang sekitar pukul 16.30 WIB. Derasnya aliran air membawa material lumpur dan bebatuan hingga menerjang rumah warga serta badan jalan.
Akibat kejadian tersebut, sedikitnya lima unit rumah warga mengalami kerusakan. Meski menimbulkan kerugian dan membuat warga harus meninggalkan rumah mereka, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Mendapat laporan mengenai bencana tersebut, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom bersama Ketua Komisi III DPRD Samosir Joni Sagala, bersama Juliana Pardede, Marco Christian Simbolon, dan Renaldi Naibaho, turun langsung meninjau lokasi pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.
Di tengah suasana malam dan kondisi lokasi yang masih dipenuhi material lumpur, rombongan menyambangi warga yang terdampak.
Kehadiran pemerintah daerah menjadi bentuk kepedulian sekaligus dukungan moral bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Bupati bersama anggota DPRD menyampaikan kata-kata penguatan dan penghiburan kepada warga. Bantuan pangan juga diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak.
Bupati Vandiko menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat Desa Garoga. Pemerintah Kabupaten Samosir, kata dia, akan terus melakukan penanganan terhadap dampak banjir bandang serta membantu warga yang terdampak.
Sebagai langkah awal penanganan, alat berat milik Pemerintah Kabupaten Samosir langsung diturunkan ke lokasi. Alat berat tersebut digunakan untuk membersihkan material lumpur dan bebatuan yang terbawa arus banjir sekaligus membuka kembali akses jalan yang terdampak.
Selain penanganan infrastruktur, Pemkab Samosir juga menurunkan tenaga kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan warga terdampak.
Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Samosir Jonni Sagala mengatakan, turut prihatin atas peristiwa bencana banjir bandang ini.
"Kedepan pihaknya akan turun langsung ke hulu atau puncak awal terjadinya bencana ini, untuk memastikan penyebab, " jelas Jonni.
Untuk sementara, warga yang rumahnya terdampak dan mengalami kerusakan memilih mengungsi ke rumah keluarga. Pemerintah daerah memastikan penanganan terus dilakukan untuk membantu masyarakat melewati masa sulit pascabanjir bandang.
Bencana tersebut meninggalkan kerusakan dan kepedihan bagi warga Desa Garoga. Namun, di tengah situasi tersebut, perhatian dan kehadiran pemerintah diharapkan dapat memberikan kekuatan bagi masyarakat untuk bangkit dan kembali menjalani aktivitas setelah bencana berlalu.
Tampak hadir mendampingi Bupati Sekretaris DPRD Samosir Ricky Rumapea, Kalak BPBD Sarimpol Simanihuruk, Camat Simanindo Erwin Sidabutar Dan Kade's Garoga. (BG/TS)
