NEWSPERISTIWASUMUTUMUM

Tiga Bulan Hilang, Malianus Saragih Ditemukan Warga Tinggal Tengkorak

Minggu, 25 September 2022, 17:05 WIB
Last Updated 2022-09-25T10:05:02Z

 

Tengkorak dan kerangka Malianus Saragih saat ditemukan warga di perladangan Sunariun Bah Takkolan Huta Ambarokan, Sabtu (24/9) sore.

SIMALUNGUN-BERITAGAMBAR : 

Setelah dilaporkan menghilang sejak tiga bulan lalu, akhirnya seorang kakek, bernama Malianus Saragih (82)  warga Huta Amborokan Nagori Panei Raya Kecamatan Raya Kahean Kabupaten Simalungun, ditemukan warga sudah tinggal kerangka (tengkorak) di perladangan Sunariun Bah Takkolan Huta Ambarokan, Sabtu (24/9) siang.



Begitu mendapat laporan, Kapolsek Raya Kahean AKP Jaresman Sitinjak bersama personel lainnya langsung turun ke lokasi dan melakukan olah  Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan tengkorak dan kerangka manusia perladangan Sunariun Bah Takkolan, sekira pukul 17.00 WIB.


Diketahui, tengkorak dan kerangka manusia itu adalah bernama Malianus Saragih, warga Huta Amborokan Nagori Panei Raya Kec. Raya Kahean Kab. Simalungun, yang dilaporkan menghilang sejak 4 Juni 2022 lalu.



Penemuan itu dikuatkan lagi dengan ditemukannya sejumlah barang, seperti pakaian dan tali pinggang milik Malianus bersamaan dengan tengkorak dan kerangka tersebut.



Keterangan diperoleh menyebutkan, penemuan kerangka manusia itu berawal dari seorang warga, Jon Ariaman (33) warga setempat, Sabtu (24/9) sekira pukul 14.00 WIB, sedang mengikuti Haroan Tahunan (Kerja Tahunan) di perladangan Sunariun Bah Takkolan Huta Amborokan Nagori Panei Raya Kecamatan Raya Kahean. 



Kemudian, pada saat membersihkan tanaman sawit di sekitaran Perladangan itu, saksi Jon Ariaman menemukan tengkorak manusia, pada tengkorak tersebut menempel pakaian kemeja warna hijau beserta tali pinggang. Selanjutnya saksi Jon Ariaman memberitahukan kepada aparat nagori setempat.  



Selanjutnya, setelah menerima laporan dari saksi, sekira pukul 16.00, aparat nagori bersama warga, TNI dan Polri melakukan pengecekan kelokasi. Setelah dicek, keluarga mengatakan bahwa tengkorak dan kerangka manusia itu adalah kerabat mereka yakni Malianus Saragih. Hal ini dikuatkan dengan ditemukannya berupa pakaian, celana, tali pinggang dan sarung parang milik Malianus bersamaan dengan penemuan tengkorak dan kerangka itu.



Dalam kaitan itu, pihak Polsek Raya Kahean telah menginterogasi sejumlah saksi di lokasi penemuan tersebut. Pada malam harinya sekira pukul 20.30 WIB, Aipda Sujid Syahputra Tim Inafis dari Polres Simalungun datang ke perladangan tersebut. 



Keluarga menyatakan, Malianus sejak menghilang pada 4 Juni 2022 lalu sudah memiliki sakit pikun, sehingga korban diduga tersesat tidak ingat jalan pulang dan meninggal dalam keadaan wajar. Keluarga tidak bersedia atau menolak untuk dilakukan autopsi serta membuat pernyataan tertulis atas penolakan tersebut. 



Karena tidak ada keluarga merasa keberatan, maka Kapolsek Raya Kahean AKP Jaresman Sitinjak menyerahkan tengkorak dan kerangka Malianus Saragih dibawa keluarganya ke rumah duka di Huta Amborokan Nagori Panei Raya untuk disemayamkan dan dikuburkan.(BG/SM).







TRENDINGMore