ASLABNEWSPERISTIWASUMUT

Pabrik Getah Kisaran Timur Terbakar

Senin, 21 November 2022, 08:01 WIB
Last Updated 2022-11-21T01:01:03Z

Kondisi pabrik getah MM yang terbakar sampai pengambilan foto pukul 03.00 WIB, rata dengan permukaan tanah dan bagian bassement masih membara.


ASAHAN-BERITAGAMBAR :

Dua buah pabrik getah yang berada di Kelurahan Kedai Ledang, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan ludes terbakar, Senin (21/11) dini hari.


Tiupan angin yang cukup kencang menyebabkan api dengan cepat membakar pabrik milik PT Mas Mulia dan Polimex itu.


Camat Kota Kisaran Timur, M Syaiful Pasaribu, di lokasi kejadian mengatakan kedua pabrik tersebut merupakan pabrik pengolahan getah karet.



"Ada dua pabrik yang terbakar, milik PT Mas Mulia, dan PT Polimex, keduanya merupakan pabrik pengolahan getah karet," kata Syaiful.


Jelasnya, kebakaran tersebut terjadi pada pukul 00.30 WIB, dan belum mengetahui penyebab kebakaran. 


"Sumber api belum diketahui pasti dari mana, apakah Polimex deluan, atau PT Mas Mulia. Karena angin cukup kencang, jadi api cepat menyambar," katanya.



Sementara, kerugian material yang dialami sementara di taksir hingga miliaran rupiah, dan kini pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api. 


Langit memerah ditambah dengan kepulan asap mengerubungi pabrik milik PT Mas Mulia yang mengakibatkan masyarakat berhamburan keluar rumah.


Salah seorang warga, Randi mengatakan, kebakaran terjadi pada pukul 00.30 WIB.


"Kami tadi nonton bola, baru babak pertama melihat langit merah dan udara memanas. Kami keluar rupanya pabrik getah ini terbakar," kata Randi.


"Kalau penyebabnya belum tau apa. Tapi tadi tiba-tiba aja apinya udah besar," katanya.


Pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 01.30 wib yang langsung menerima sorakan warga.


Padal Polres Asahan Ipda Candra Ritonga langsung turun ke lokasi begitu dirinya mendapat kabar bahwa terjadi kebakaran di pabrik karet.


"Kita langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran agar menuju ke lokasi kebakaran," katanya Senin dini hari.


Sesampainya di TKP kebakaran, dirinya bersama warga berupaya memadamkan api yang sudah melahap pabrik karet.


"Sebelum pemadam datang, kita bareng warga mencoba untuk memadamkan api. Tujuannya agar api tidak menyebar," ujarnya.


Hingga berita ini diturunkan, pemadaman masih terus berlangsung.


"Kerugian yang diderita akibat kebakaran Pabrik karet belum dapat ditaksir," kata Chandra.(BG/AS)




TRENDINGMore