DAERAHNEWSSULIT

Bupati Samosir Ikut Rakernas XVII APKASI

Rabu, 21 Januari 2026, 14:03 WIB
Last Updated 2026-01-21T07:03:10Z
Bupati Samosir  Vandiko T Gultom, menghadiri Rakornas APKASI. 


SAMOSIR-BERITAGAMBAR :

Sebagai bagian dari Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Pemkab. Samosir hadir dalam Rakernas XVII APKASI. Bupati Samosir secara langsung hadir dalam acara yang diselenggarakan di Hotel Aston Batam, Kepulauan Riau (Kepri), yang dilangsungkan mulai hari Minggu s/d Selasa (18-20 Januari 2026). Rakernas tersebut mengusung tema “Wujudkan Asta Cita untuk Daerah yang Sejahtera”. 


Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengatakan kehadiran dalam acara tersebut menjadi sangat penting dengan membahas sejumlah isu strategis di antaranya penguatan kemandirian pangan, pembangunan infrastruktur dasar kabupaten, dana transfer ke daerah, optimalisasi dana desa, manajemen talenta ASN, serta penguatan hubungan pusat dan daerah melalui pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Selain itu juga menghadirkan dialog langsung antara para bupati dengan sejumlah pejabat nasional, seperti Menteri Pertanian, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Menteri Sosial, Kepala Badan Kepegawaian Negara, hingga Ketua Komisi II DPR RI. 


"Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengawal kepentingan kabupaten serta memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat demi pembagian daerah kedepannya" kata Vandiko. 



Rakernas secara resmi ditutup Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. Dalam arahannya, Mendagri berharap, diskusi dan dialog yang terjalin antar kepala daerah akan menciptakan output dalam menyelesaikan persoalan daerah dan bangsa. “Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada APKASI yang membuat acara seperti ini. Dan tadi kalau bisa nanti ada outputnya yang bermanfaat untuk menyelesaikan berbagai permasalahan-permasalahan yang ada di Indonesia,” ujar Mendagri.


Mendagri menjelaskan bahwa setiap daerah di Indonesia memiliki karakteristik persoalan yang beragam. Ada persoalan yang bersifat umum, ada pula yang cenderung memiliki kekhususan. Dalam konteks tersebut, Mendagri menyebut Presiden RI Prabowo Subianto memiliki semangat yang besar dalam mengatasi persoalan rakyat. Hal itu tercermin melalui berbagai kebijakan yang berpihak kepada rakyat kecil.


Di sisi lain, Mendagri mengajak kepala daerah untuk memahami pemikiran Presiden Prabowo sesuai dengan yang tertuang dalam buku Paradoks Indonesia dan Solusinya. Presiden, kata dia, terus mendorong agar pemerintah dapat memanfaatkan sumber daya alam untuk kepentingan rakyat. “Karena kekayaan Indonesia sangat luar biasa. Cukup untuk membuat orang Indonesia menjadi kaya. Cukup untuk mengangkat derajat orang-orang miskin menjadi naik kelas. Dan itu sudah diprediksi oleh para observer, pengamat,” tambahnya.


Melalui berbagai potensi tersebut, Mendagri optimistis Indonesia akan menjadi negara maju dengan ekonomi besar di dunia. Terlebih lagi, Indonesia juga memiliki potensi besar berupa bonus demografi. Peluang ini perlu ditangkap oleh kepala daerah dengan mengoptimalkan daerah masing-masing.


Dalam kesempatan itu, Mendagri juga meminta kepala daerah untuk memperkuat peran sektor swasta. Caranya melalui kemudahan perizinan sehingga para investor dapat menanamkan modalnya ke daerah.


“Kalau swastanya hidup, di daerah itu yang ditandai dengan PAD-nya yang lebih tinggi itu, daerah itu akan melompat,” tandas Mendagri. Turut hadir dalam rapat tersebut Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi, Ketua Harian APKASI Dadang Supriatna, Sekretaris Jenderal APKASI Joune James Esau Ganda, serta para bupati dan pejabat terkait lainnya dari seluruh Indonesia.

TRENDINGMore