AUMUTDAERAHNEWS

Bupati Tapteng Rayakan Malam Pergantian Tahun di Posko Pengungsian

Kamis, 01 Januari 2026, 20:47 WIB
Last Updated 2026-01-01T13:47:09Z

 

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu, SH, MH, merayakan malam pergantian Tahun 2025 ke Tahun Baru 2026, di Posko Pengungsian bersama masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang. 


BADIRI-BERITAGAMBAR :

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu, SH, MH, merayakan malam pergantian Tahun 2025 ke Tahun Baru 2026, di Posko Pengungsian bersama masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di lokasi Pengungsian Lapangan Kebun Pisang Kecamatan Badiri, pada Rabu (31/12/2025) malam.


Masyarakat yang berada di lokasi ini berasal dari 4 desa yang terkena bencana, yakni Desa Kebun Pisang, Desa Lubuk Ampolu, dan Desa Pagaran Honas Kecamatan Badiri, serta Desa Aek Bontar Kecamatan Tukka. "Masyarakat dihibur dengan musik organ tunggal."


Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, SH, MH mengawali sambutannya menyampaikan, atas nama pribadi, atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah mengucapkan Selamat Tahun Baru 2026 untuk seluruh masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah.


"Semoga Tahun 2026 ini, kita bisa memulai tahapan pemulihan untuk normal kembali. Dan kemudian, semoga kedukaan bencana yang kita alami tahun 2025 tidak lagi terjadi dan tidak lagi terulang di tahun 2026 dan seterusnya," kata Bupati Tapteng.


"Sementara ini bapak ibu, tinggal sementara di tenda-tenda darurat dan dalam waktu dekat kita akan bangunkan hunian sementara untuk warga yang masih ada dalam tenda-tenda darurat. Kami mengajak kita untuk tetap semangat, bencana ini bukan akhir buat kita, tapi awal kita untuk memulai cara hidup baru."


Kalau selama ini kita tidak peduli dengan lingkungan, saatnya kita peduli dan menjaga lingkungan hidup kita. Kalau selama ini kita tidak peduli dengan lingkungan kita, tetangga kita, teman kita, maka saatnya kita saling peduli.


"Selama ini, sudah banyak dukungan, bantuan kepada Bapak Ibu, bukan hanya bantuan barang, tapi juga tenaga, bahwa masyarakat Tapteng yang sedang kena bencana, dia tidak sendirian, Pemerintah hadir, TNI Polri dan masyarakat lain juga ikut bergotong royong membantu kita," ungkap Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu.


Selanjutnya Bupati menyampaikan, terima kasih atas dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam membantu masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah yang menjadi korban terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor.


"Jadi, terima kasih kepada seluruh masyarakat, baik Tapteng, Sumatera Utara, dari Pulau Sumatera, dari Pulau Jawa, Sulawesi, Bali, dan pulau-pulau lainnya di seluruh Nusantara ini yang telah datang bahu-

membahu membantu masyarakat Tapteng," ungkap Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu.


"Bapak Ibu tetap semangat, jaga kesehatan, jangan sampai ada yang tidak makan. Kalau kurang stok makanan, segera beritahukan ke aparat desa, dusun, maupun kepada tetangga yang terdekat untuk disampaikan. Dan intinya, makanan kita cukup, jadi tidak perlu khawatir, itu tanggung jawab pemerintah untuk menyiapkan makanan dan minuman kepada Bapak Ibu sekalian, serta layanan kesehatan, dan pendidikan buat anak-anak kita," terang Bupati Tapteng.


"Tugas kami adalah bagaimana membantu masyarakat sesegera mungkin agar bisa cepat pulih. Jadi tahun 2026 ini kita semangat gotong royong bersama-sama agar kita cepat pulih," ucap Bupati Tapteng.


Turut hadir Anggota DPRD Tapteng Wira Arisandi, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Tapteng, Camat Badiri, Kades Lubuk Ampolu, Kades Kebun Pisang, Kades Pagaran Honas, dan Kades Aek Bontar.


TRENDINGMore